Ruang Berita

Tokoh

Ricki H Sinaga: program Beasiswa SMART jadi modal untuk planter sejati


Ricki H Sinaga

Sebagai salah satu cara meningkatkan keahlian dan kualitas hidup, pendidikan menjadi hal yang sangat dibutuhkan di era modern ini. Hal inilah yang dirasakan oleh salah satu lulusan program Beasiswa SMART, Ricki H Sinaga yang kini bekerja sebagai Asisten Agronomi Swadaya (GKMZ) di Kalimantan Timur.

Sebetulnya pengalaman untuk dapat mengikuti program beasiswa SMART pada tahun 2007 adalah hal yang tidak pernah terbayangkan oleh Ricki. Saat itu sudah hampir setahun Ricki sibuk mencari pekerjaan sampai ke Riau hingga akhirnya mendapatkan informasi tentang program Beasiswa SMART, sehingga ia dapat menempuh pendidikan di salah satu universitas negeri ternama Indonesia, Institut Pertanian Bogor.

Selama mengenyam pendidikan di bangku kuliah, Ricki mendapatkan berbagai ilmu yang bermanfaat, seperti ilmu dasar pertanian, ilmu perkebunan, ilmu manajerial, dan ilmu komunikasi yang diajarkan langsung oleh dosen-dosen yang mumpuni di bidangnya. Berbagai bidang ilmu ini telah mengajarkan keterampilan baru baginya dalam menghadapi banyak orang, mulai dari sesama karyawan, berbagai pihak eksternal, hingga masyarakat setempat. “Pendidikan di bangku kuliah memang memberikan pondasi yang dibutuhkan untuk menjadi seorang planter sejati, tetapi ilmu manajerial dan ilmu sosial bermasyarakat menjadi prioritas utama agar kita dapat bekerja dengan baik di perkebunan kelapa sawit,”ungkap Ricki.

Bersama dengan CEO 3 Suryanto Bun (kiri), Ricky mengecek lahan masyarakat yang berpotensi menjadi mitra perkebunan kelapa sawit kami.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Ricki selama mengikuti program Beasiswa SMART adalah saat dirinya magang di salah satu kebun kelapa sawit perusahaan di Kalimantan Tengah. Kala itu ia bepergian dengan menggunakan kapal sehingga menjadi tantangan tersendiri baginya. Selain itu saat ia mengikuti Program Akselerasi, jam kuliah yang begitu padat membuatnya tidak ada waktu untuk santai atau bermalas-malasan.  Tentu saja semua pengalaman ini sangat berharga untuk bekal karirnya kemudian.

Selain sudah lama mengenal dunia perkebunan kelapa sawit, salah satu alasan kuat yang mendorong Ricki untuk bekerja di Sinar Mas Agribusiness and Food setelah lulus dari program Beasiswa SMART adalah karena orang tuanya merupakan karyawan perusahaan di Langga Payung Estate (LPYE) Perkebunan Sinar Mas 1, Sumatera Utara. “Jika melihat ke belakang, saya yakin telah membuat keputusan yang tepat untuk tetap berkarya di Sinar Mas Agribusiness and Food. Hingga saat ini perusahaan memberikan peluang karir yang sama untuk semua karyawan, tak hanya bagi mereka lulusan program Beasiswa SMART. Semuanya dapat kita raih tergantung dari kemampuan kita dalam bekerja dan loyalitas kita terhadap perusahaan,” kata Ricki.

Apakah Anda sudah mendaftarkan diri dan mengikuti proses seleksi untuk program Beasiswa SMART tahun ini? Temukan informasi terbaru tentang Pengumuman Kelulusan Wawancara Beasiswa SMART 2017 di sini

| | |