Ruang Berita

Tokoh

Beasiswa SMART asah keterampilan Engla kelola sumber daya perkebunan kelapa sawit


Engla Paturesi
Engla Paturesi

Segala upaya yang dilakukan Engla Paturesi untuk menempuh pendidikan di bangku kuliah lewat program Beasiswa SMART
Diploma kini telah membuahkan hasil. Saat ini ia telah menjabat sebagai Staff Vice President Agronomi Perkebunan Sinarmas 6 di Sampit, Kalimantan Tengah. Lulusan terbaik Program Keahlian Perkebunan Kelapa Sawit ini mengaku, ” Motivasi saya mengikuti program beasiswa SMART ini agar dapat kuliah di salah satu universitas ternama Indonesia dan langsung bekerja di perusahaan kelapa sawit terkemuka di Indonesia, bahkan di dunia.”

Tinggal dan tumbuh di daerah yang komoditas utamanya adalah kelapa sawit telah sedikit banyak mempengaruhi minat pria kelahiran Bangkinang, 24 September 1989 ini untuk lebih menekuni pekerjaan di industri kelapa sawit. Terlebih lagi salah satu anggota keluarganya ada juga yang bekerja di salah satu perkebunan milik Sinar Mas di Riau.
Engla masih ingat akan perjuangannya beberapa tahun lalu melewati proses seleksi yang ketat hingga akhirnya dapat mengenyam pendidikan selama dua tahun di universitas bergengsi Institut Pertanian Bogor sekitar 10 tahun lalu Tak hanya itu, Engla pun merasa bangga dan bahagia karena dapat meringankan beban ekonomi keluarga berkat biaya kuliah dan biaya hidup selama perkuliahan yang ditanggung sepenuhnya oleh PT SMART Tbk pada tahun 2007 hingga 2009.

Berbagai ilmu dan keterampilan yang komprehensif seputar perkebunan kelapa sawit didapatkan Engla selama mengikuti program beasiswa SMART, seperti anatomi, fisiologi, sosiologi, hingga manajemen perkebunan mulai dari pembukaan lahan hingga pemanenan. Engla pun sempat menyatakan kepuasannya mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari para dosen yang berpengalaman di bidang perkebunan dan mengikuti Praktek Kerja Lapangan yang semakin membuatnya tertantang untuk langsung menangani hal-hal yang tidak didapatkan di ruang kuliah.

Salah satu mata kuliah yang paling berkesan bagi Engla selama menempuh pendidikan lewat program beasiswa SMART adalah Manajemen Perkebunan, “Pelajaran ini banyak mengajarkan saya cara untuk mengelola sumber daya manusia yang tersedia agar dapat bekerja secara efektif dan efisien, terutama sangat berguna saat saya masih aktif bekerja di lapangan sebagai Asisten Agronomi.” Kini Engla pun menjadi lebih terampil dalam menganalisis, mengolah data, berpikir matematis, dan logis.

Beasiswa SMART
Engla saat mengelola sumber daya di perkebunan kelapa sawit.

Engla bersyukur telah menjadi profesional yang karirnya tumbuh bersama PT SMART Tbk, “Perusahaan menawarkan jenjang karir yang tinggi dan sistem penilaian kinerja yang jelas dan terukur. Para pimpinan perusahaan juga merupakan orang-orang yang berdedikasi tinggi terhadap pekerjaannya. Saya banyak belajar dari pengalaman mereka dan hal-hal baru lainnya yang saya peroleh selama saya bekerja.”

Anda juga tertarik untuk mengikuti program beasiswa SMART atau sudah mendaftarkan diri? Ikuti terus info terbaru seputar program beasiswa SMART di sini

| | |