Menciptakan energi masa depan yang berkelanjutan

Kami memproduksi bahan bakar nabati (biodiesel) dari minyak kelapa sawit mentah (CPO) yang diproduksi secara bertanggung jawab. Kami mengoperasikan dua pabrik biodiesel, berlokasi di kawasan sekitar Jakarta dan Kalimantan Selatan yang mampu menghasilkan lebih dari 600.000 ton bahan bakar nabati bermutu tinggi per tahun.

Kedua pabrik tersebut berada di lokasi strategis untuk memastikan kegiatan usaha terpadu dan efisien. Kedua pabrik tersebut berada dekat dengan kegiatan hilir Perusahaan, sehingga pasokan bahan mentah senantiasa terjaga dan bahan baku selalu terintegrasi dengan lini produksi. Kedua pabrik tersebut juga terletak tidak jauh dari pelabuhan khusus, yang memudahkan pengiriman dan distribusi bahan bakar nabati ke pasar dalam dan luar negeri.

Ahli teknis Perusahaan berfokus pada kendali mutu yang ketat di proses produksi, dan didukung oleh laboratorium bahan bakar nabati khusus sehingga menjamin kemurnian bahan bakar dan kualitas produk yang selalu terjaga.

learn more

Ketahui lebih lanjut produksi
bahan bakar nabati kami.


Unduh di sini

Apa yang membuat biodiesel berbasis kelapa sawit kami pilihan yang lebih baik?

biofuel

Minyak kelapa sawit kami yang diproduksi secara berkelanjutan merupakan bahan baku utama dalam pembuatan biodiesel dan memiliki peranan penting dalam penanggulangan perubahan iklim. Ini alasannya.

1

Biodiesel berasal dari sumber terbarukan, tidak seperti bahan bakar konvensional, yang berasal dari bahan bakar fosil.

2

Biodiesel melepaskan hanya seperempat jumlah karbondioksida (gas rumah kaca) dari yang dihasilkan oleh solar konvensional, sehingga menjadi alternatif ramah lingkungan untuk menggantikan bahan bakar fosil.

1

Sejauh ini, minyak kelapa sawit adalah penghasil biodiesel tertinggi dibandingkan sumber biodiesel lainnya, seperti kacang kedelai dan kanola, menjadikan minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel paling ekonomis.

biofuel image

Pemerintah Indonesia telah mengimplementasikan program wajib biodiesel B30) (30% minyak kelapa sawit, 70% solar) pada 2020. Hal tersebut membuat permintaan minyak kelapa sawit dalam negeri meningkat pesat. Banyak negara lain juga menyadari manfaat biodiesel dan mengikuti langkah serupa.

Sifat biodiesel yang terbarukan, ramah lingkungan, dan hemat biaya menjadikan biodiesel berbasis minyak kelapa sawit kami bahan bakar yang tepat bagi masa depan.

Baca informasi selengkapnya tentang upaya kami di bidang biodiesel