Ruang Berita

Tokoh

Sehari bersama manager pabrik pengolahan kelapa sawit di Papua


Robiduan Damanik, atau biasa akrab disapa Pak Robi, adalah seorang Mill Manager di Kasuari Mill Sinar Mas Agribusiness and Food, Papua. Dia sudah bekerja di pabrik Kasuari selama lebih dari empat tahun, serta sebelumnya juga berkesempatan bekerja di Bangka, Belitung dan Sumatera Selatan. Robi bertanggung jawab mengawasi secara langsung 17 orang staff dan memiliki lebih dari 200 karyawan secara tidak langsung di bawah pimpinannya.

Pak Robi, Manager Kasuari Mill, Papua
Pak Robi, Manager Kasuari Mill, Papua

Keseharian Pak Robi di pabrik pengolahan kelapa sawit dimulai pukul 06.30 WIT, dimana ia bersama para karyawan melakukan senam pagi. Pada masa pandemi ini semua karyawan yang masuk ke dalam area pabrik wajib memakai masker, mengukur suhu tubuh, dan mencuci tangan sebagai bagian dari protokol kesehatan. Selain itu, mereka juga harus mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Pada jam 7 pagi karyawan mulai melakukan lingkaran pagi di departemen masing-masing, untuk mengevaluasi terlebih dahulu kemajuan hasil kerja mereka di hari sebelumnya, lalu melanjutkan pekerjaan dan tugas-tugas mereka pada hari tersebut.

Kegiatan senam pagi (foto diambil sebelum pandemi COVID-19)
Kegiatan senam pagi (foto diambil sebelum pandemi COVID-19)

Setelah delegasi pekerjaan dilakukan secara individual selesai, Pak Robi mengumpulkan semua staff operasional selama sekitar 30 menit. Dia menggunakan waktu ini untuk memotivasi karyawan, menyamakan visi misi, dan mengingatkan kembali hal-hal yang perlu dilakukan dan memberi umpan balik terkait evaluasi kinerja pabrik. Pabrik biasanya beroperasi selama 24 jam dengan jumlah karyawan yang lebih sedikit, lalu Pak Roby meninjau hasil aktivitas di malam hari untuk memastikan mesin-mesin mana yang memerlukan perawatan pada hari berikutnya. Preventive maintenance atau pemeliharaan yang bersifat pencegahan adalah kunci untuk kelancaran produksi pengolahan kelapa sawit di pabrik. Hal ini berarti para karyawan harus memelihara semua peralatan agar tidak terjadi kerusakan,. Hal ini Pak Roby lakukan setiap hari.

Bimbingan dan arahan kepada karyawan (foto diambil sebelum pandemi COVID-19)
Bimbingan dan arahan kepada karyawan (foto diambil sebelum pandemi COVID-19)

Sepanjang hari, Pak Robi mengawasi langsung berbagai pekerjaan penting, seperti teknisi yang memperbaiki boiler, turbin, dan mesin-mesin besar lainnya. Ia juga memastikan ketersediaan stok spare parts tersedia dan meninjau perhitungan biaya yang diperlukan.

“Kami membutuhkan fondasi yang kuat agar dapat memastikan mesin dan tim operasional bekerja dengan baik di pabrik. Saya memiliki dasar pengetahuan dalam pemeliharaan, sehingga saja juga bisa membantu jika diperlukan. Kontrol kita harus kuat, kita monitoring semua logsheet per stasiun. Spare parts juga harus tersedia setiap saat. Saya menekankan agar kita memantau secara rutin terutama karena lokasi pabrik kita cukup terpencil di Papua,” ungkapnya.

Ia juga memastikan program-program perusahaan seperti 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) berjalan sesuai dengan harapan.

Setelah ia selesai melakukan peninjauan dan pengawasan kegiatan di pabrik, Pak Robi melaksanakan meeting dengan staff setiap minggu dan bulan untuk meninjau kinerja  pabrik secara keseluruhan.

“Kami meninjau kinerja pabrik seminggu sekali untuk memeriksa apakah operasional berjalan pada tingkat yang optimal. Kami juga selalu berupaya agar bekerja lebih baik dari apa yang diharapkan manajemen. Setiap karyawan di Kasuari Mill juga dibekali dengan keterampilan untuk melakukan perawatan dan pemeriksaan mesin. Ini adalah kebiasaan yang saya lakukan mulai dari bekerja di Bangka Belitung, Muara Kandis, Prabumulih hingga ke Kasuari Mill.”

inspeksi turbin
Inspeksi turbin (foto diambil sebelum pandemi COVID-19)

Pak Robi juga merotasi waktunya dalam sebulan untuk melakukan briefing dengan departemen masing-masing. Mandor, operator, dan asisten berkumpul di ruang rapat untuk membahas topik seperti dinamika tim, mendorong kedisiplinan dan keselamatan kerja. Ia juga memastikan pelatihan dan peningkatan kemampuan tersedia bagi karyawan agar dapat mengembangkan dan mengasah keterampilan mereka. “Yang paling saya suka dari pekerjaan ini apabila saya dapat melihat perbaikan karyawan saya, baik untuk dirinya sendiri, untuk pekerjaan, maupun hal lainnya. Dengan demikian, mencapai target perusahaan menjadi lebih mudah tercapai, karena karyawan melakukannya dengan senang hati dan ikhlas. Benar-benar dihayati dan dijiwai. Melihat karyawan berkembang dan sukses itu yang saya senangi” ucap Robi.

Mendekati waktu pulang kerja, sekitar jam 18.00 WIT, Pak Robi memastikan semua kebutuhan terkait spare parts, termasuk berkas dan dokumen perlu disetujui dituntaskan sebelum pulang. “Jika ada masalah pada hari itu, harus saya selesaikan baru kemudian pulang. Pantang pulang sebelum pekerjaan selesai.”

Pak Robi percaya bahwa tingkah laku seseorang dalam kesehariannya akan menentukan masa depan orang tersebut. Pak Robi berpesan agar generasi muda yang ingin sukses bekerja di industri kelapa sawit terus berusaha dan bekerja keras. “Jika Anda terus berusaha, hasilnya pasti akan mengikuti. Bekerja di industri ini, Anda harus memiliki kemampuan memecahkan masalah, memiliki motivasi diri, dan kemampuan beradaptasi dengan segala situasi.”

kegiatan Pertemuan Staff
Pak Robi dalam kegiatan Pertemuan Staff PSM Papua, November 2019
| | |