Ruang Berita

Teknologi dan R&D

Kunjungan kerja ke Kanada: Sebuah misi positif untuk memahami teknologi pemantauan deforestasi RADARSAT-2 dan mengangkat industri kelapa sawit Indonesia


Sejak 2016 Sinar Mas Agribusiness and Food dan Sinar Mas Forestry (SMF) menjalin kerjasama dengan MacDonald & Detweiller Associates (MDA) Kanada dalam pemantauan deforestasi melalui Forest Alert Service (FAS) menggunakan Satelit RADARSAT-2. Kerjasama ini ditempuh untuk menjaga komitmen kedua perusahaan dalam menjalankan kebijakan pengelolaan lingkungan khususnya hutan (Forest Conservation Policy) secara berkelanjutan.

Pada Mei 2018 lalu MDA secara resmi mengirimkan undangan pada kedua perusahaan untuk mengikuti “Forest Product Evolution Meeting” di MDA Facilites di Ottawa dan Vancouver, Kanada. Pada Agustus 2018 perwakilan dari masing-masing perusahaan yaitu Adrianto Gunawan (SMF) dan Candra Kurniawan (Sinar Mas Agribusiness and Food) berangkat ke Kanada untuk memenuhi undangan tersebut.

Mengunjungi Ottawa, Kanada untuk pertama kalinya dengan misi membawa positif tentang industri kelapa sawit Indonesia tempat saya bekerja.

Menunjukkan sebenarnya tentang kelapa sawit

Di sela-sela pemaparan mengenai laporan kemajuan FAS saya mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan  serial Extraordinary Everyday  dan video “The Journey”, yang mendapatkan banyak kesan positif dari rekan-rekan Kanada.

“Ini pertama kalinya saya menyaksikan video CSR yang menggugah hati dari perusahaan kelapa sawit. Mata saya berbinar. Terima kasih kepada Bu Siti Musyaropah, guru SD perkebunan Tajuk Kayong)*, saya jadi memahami  tantangan yang dihadapi masyarakat  yang hidup di tengah perkebunan kelapa sawit. Dari Pak Yatimin (petani binaan perusahaan dalam Program Mata Pencaharian Alternatif)* saya mendapatkan pesan bahwa perusahan tak hanya mengedepankan keuntungan bisnis semata namun juga memberikan manfaat kepada masyarakat desa tentang teknik bercocok-tanam organik yang dampaknya sangat positif bagi kesehatan”, ungkap Wendy Branson, MDA Manager of Service Operations.

Ekosistem perkebunan kelapa sawit adalah hal yang benar-benar baru bagi mereka karena  mayoritas penduduk Kanada mengkonsumsi kedelai dan minyak canola sebagai minyak nabati untuk memasak ataupun mengolah makanan sehari-hari.

Para pentonton begitu antusias saat penayangan video “The Journey” dari serial Extraordinary Everyday

Kanada mempunyai 4 komoditi andalan di bidang pertanian yaitu gandum, rapa, kedelai, dan jagung. Komoditi lain yang dimiliki negara ini adalah barley,oats, lentils (miju-miju) dan tanaman penghasil biji-bijian lainnya.

Memperbaiki Layanan Siaga Hutan Kami

Agenda berikutnya adalah mengunjungi Gatineau Main Station (Ontario) dengan didampingi Michael Alexander Robson, MDA Project Manager yang selama ini menangani kerjasama dengan SMF dan Sinar Mas Agribusiness and Food. Menempuh jarak kurang lebih 1,5 jam perjalanan ke arah Timur Laut meninggalkan kota Ottawa, Gatineau adalah stasiun penerima dan transmisi antariksa yang merupakan obyek vital negara milik pemerintah Kanada.

MDA adalah satu dari sekian penyedia jasa produk antariksa, yang digandeng oleh pemerintah Kanada untuk mengembangkan teknologi pemantauan permukaan bumi dalam skala komersial di seluruh dunia. Pemerintah Kanada sendiri bertindak selaku pemilik dan pemegang otoritas seluruh infrastruktur serta fasilitas di darat. Selain Gatineau, masih ada 2 stasiun lain yaitu Prince Albert (di Provinsi Saskatchewan) dan Inuvik (di Provinsi Northwest Territories).

Dari kerjasama antara MDA dengan SMART dan SMF yang sudah terjalin selama 2 tahun ini memunculkan isu-isu baru mengenai kelebihan dan kekurangan dari metode FAS. Oleh karena itu tujuan dari kunjungan ini adalah:

  • Pembahasan mengenai alur kerja stasiun penerima RADARSAT-2, infrastruktur dan managemen basis data dari Rene Periard, Gatineau Main Station Head.
  • Pemaparan beberapa kajian terapan menggunakan RADARSAT-2 contohnya untuk pertambangan, kelautan dan perikanan, studi geomorfologi, laju penurunan lahan gambut, perencanaan tata kota dan wilayah, dan sebagainya.
  • Pembahasan mengenai beberapa temuan terkait algoritma dalam isu “false alert” yang masih sering dijumpai ketika dilakukan verifikasi di lapangan
  • Perkenalan awal tentang RADARSAT-2 Constellation Mission (RCM) yang dijelaskan lebih lanjut di Canada Centre of Remote Sensing.
Bersama Adrianto Gunawan (kanan), Head of Forest Management Information SMF dan Michael Alexander Robson, MDA Forest Alert Service Project Manager di kantor MDA Ottawa (tengah)

Kunjungan berikutnya untuk pemantauan area hutan

Kunjungan berlanjut ke Canada Centre for Remote Sensing (CCRS) di sebuah badan di bawah Natural Resource Canada(NRC), untuk mendengarkan pemaparan dari Prof. Dr. Vern Singhroy, PhD, Peng, Chief Scientist. Ia adalah senior chief scientist studi pengembangan proyek RADARSAT Constellation Mission (RCM) sebagai seri kelanjutan dan modul tambahan penyempurna RADARSAT-2 yang sudah mengudara sejak 14 Desember 2007.

RCM yang akan diluncurkan pada awal Januari 2019 berfungsi menambah frekuensi perekaman (resolusi temporal) RADARSAT-2 yang semula 21 hari menjadi 9 hari. RCM dilengkapi oleh 3 wahana mini satelit yang akan mengorbit secara ‘Geo-stasioner’ dengan area sapuan (swath) yang berbeda. Jika hal ini berjalan sesuai rencana, intensitas pemantauan deforestasi yang dilakukan oleh SMF dan SMART akan semakin tinggi serta tentunya memperbaiki kualitas implementasi KSLG pasca 2020.

Selesai kegiatan minggu pertama di Ottawa, misi berlanjut ke kota ke-2 yaitu Vancouver yang fokus di MDA Head Quaters. Seperti yang dilakukan sebelumnya, di hari pertama pemaparan diawali dengan penayangan video profil perusahaan dan video “The Journey”. Pada kesempatan ini ditampilkan serial Extraordinary Everyday dan menyoroti pekerjaan Riset dan Pengembangan  yang dilakukan di SMART Research Institute kepada Jo Man Jo Man, perwakilan MDA HQ Vancouver.

Jika selama ini mereka cukup minim memperoleh informasi tentang kebaikan bisnis, industri dan berbagai produk turunan kelapa sawit, kegiatan ini telah memberikan pandangan baru. “Kegiatan ini telah membuka mata kami. Sekarang kami melihat industri kelapa sawit dari sisi yang berbeda. Ini benar-benar mencerahkan dan bagus,” ungkap Jo Man.

Penyerahan booklet perusahaan diterima oleh perwakilan MDA. Dari kiri ke kanan: Mike Robson, Project Manager Geospatial; Jo Man, Deputy Director of Commercial Business; Adrianto Gunawan, Forest Management Information System SMF; Candra Kurniawan, Head of Sustainability Monitoring Reporting and Verification SMART; Wendy Branson, Manager of Service Operation; dan Gord Rigby, Senior Director of Operations.

Semoga satu langkah kecil ini menjadi penguat dari upaya positif yang sedang kita lakukan untuk kemajuan dan kebaikan industri minyak kelapa sawit di Indonesia, dunia, dan juga bagi kelangsungan generasi mendatang.

* Catatan editor: Penjelasan karakter dalam kutipan Wendy Branson ditambahkan untuk memberikan kejelasan kepada pembaca.

Simak bagaimana  cara kami menggunakan informasi satelit dalam proses pelaporan lengkap kami di sini. 

Candra Kurniawan adalah Kepala Pemantauan dan Verifikasi Keberlanjutan di Sinar Mas Agribusiness and Food. Dia telah bekerja di perusahaan sejak tahun 2009, dan mengkhususkan diri untuk sistem informasi geografis dan penginderaan jarak jauh. Candra merupakan lulusan Universitas Gajah Mada di Yogyakarta, Indonesia.

| | |