Ruang Berita

Masyarakat

Ketahanan dan dukungan pangan bagi masyarakat di tengah pandemi global


Pada awal pandemi COVID-19, kerumunan, antrean panjang, dan rak-rak kosong di supermarket menandai kekhawatiran alami terhadap ketersediaan pangan bagi masyarakat di perkotaan. Kekhawatiran seperti itu dapat dipahami mengingat adanya ancaman gangguan pasokan bahan pangan.


“Pembatasan pergerakan di dalam negeri dan antarnegara dapat menghambat layanan logistik terkait bahan pangan, mengganggu seluruh rantai pasok pangan, dan memengaruhi ketersediaan pangan. Dampaknya pada pergerakan tenaga kerja pertanian dan pasokan yang masuk akan menghadapi tantangan penting untuk produksi pangan, sehingga membahayakan ketahanan pangan bagi semua orang dan menjadi hantaman keras terutama bagi masyarakat yang tinggal di negara-negara termiskin.” – Pernyataan bersama FAO, IFAD, Bank Dunia, dan WFP, 21 April 2020 


Di saat pandemi sekarang memicu kecemasan terhadap ketersediaan bahan pangan bahkan pada masyarakat ekonomi atas, kerawanan pangan telah lama menjadi sebuah fakta dalam keseharian bagi lebih dari 820 juta orang di dunia yang menderita kelaparan (sumber: FAO – The State of Food Security and Nutrition in the World 2019 (Kondisi Ketahanan Pangan dan Nutrisi Dunia 2019).

Persoalan pangan sangat penting bagi Sinar Mas Agribusiness and Food. Perusahaan bergerak dalam kegiatan bisnis membudidayakan dan memasok bahan makanan penting, yaitu minyak sawit. Dalam masa-masa seperti sekarang, prioritas Perusahaan adalah menjamin pasokan minyak sawit yang berkesinambungan dan tidak terganggu dengan cara menjaga operasional yang aman dan bertanggung jawab. Ketahanan pangan bagi masyarakat di mana perusahaan beroperasi juga merupakan pertimbangan utama kami. Kegiatan operasional yang berkelanjutan membantu Perusahaan meringankan rasa cemas dari masyarakat mengenai pekerjaan dan pendapatan mereka.

Meskipun demikian, Perusahaan percaya bahwa tanggung jawab kepada masyarakat lebih dari sekadar menyediakan lapangan kerja.

Masyarakat Suku Dayak di Menapar, Indonesia tengah bekerja pada lahan pertanian mereka.

Ketahanan pangan di tengah gangguan pasokan
Selama beberapa tahun, Sinar Mas Agribusiness and Food telah membantu masyarakat merencanakan, mendanai dan menanam tanaman pangan serta jenis tanaman lain dengan lebih baik sebagai bagian dari Program Mata Pencaharian Alternatif dan Pertanian Ekologi Terpadu. Dengan perkembangan baru saat ini, arti penting upaya menumbuhkan kemampuan masyarakat dalam meningkatkan ketahanan pangan mereka melalui produksi pangan secara lokal menjadi kian jelas. Masyarakat yang aman dari sisi pangan lebih tahan terhadap gangguan pasokan

Ketersediaan bahan pangan utuh, seperti biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran, memainkan peran penting dalam peningkatan gizi. Selain itu, dengan menanam tanaman komersial, pendapatan tambahan dapat diperoleh. Hal ini selanjutnya berpotensi memacu perkembangan ekonomi dan kemakmuran di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, program tersebut telah membantu lebih dari 40 masyarakat di seluruh Indonesia yang menggalakkan praktik pertanian dan mendorong kegiatan bercocok tanam mulai dari sayuran organik hingga kopi.

Program alternative livelihood kami sejauh ini berlangsung di berbagai wilayah di Indonesia.

Secara umum, Perusahaan membantu para masyarakat dengan membiayai plot percontohan dan menyediakan bahan tanam. Kami juga membantu petani lokal dengan pelatihan mengenai praktik pertanian yang baik dan memberikan dukungan akses ke ahli pertanian modern. Dalam beberapa kasus ketika masyarakat telah berhasil membudidayakan tanaman komersial atau tanaman pangan yang cukup dan memiliki surplus yang stabil, mereka dapat menjualnya. Perusahaan membekali warga masyarakat dengan dasar-dasar pengelolaan usaha kecil dan menghubungkan bentuk baru usaha masyarakat ini ke pembeli produk serta sumber pembiayaannya.

Tujuan utama dalam hal ini adalah membantu memfasilitasi agar usaha-usaha tersebut berkembang hingga menjadi mandiri, dalam rangka membantu meningkatkan ketahanan masyarakat tersebut. Pandemi yang terjadi saat ini semakin menekankan arti penting pertanian dan produksi makanan, terutama dalam konteks masyarakat terpencil, di mana produksi lokal menjadi denyut nadi yang penting saat rantai pasok terputus.

Akses ke layanan kesehatan juga merupakan kebutuhan penting lain yang disorot dengan adanya pandemi. Sinar Mas Agribusiness and Food mengoperasikan lebih dari 150 klinik di seluruh Indonesia dan sebagian besar berlokasi di pelosok tanah air yang jauh dari fasilitas kesehatan terdekat di mana dapat menempuh waktu berjam-jam. Dijalankan para profesional medis berdedikasi, arti penting klinik ini adalah membantu masyarakat agar tetap sehat dan menghambat penyebaran COVID-19 yang tidak dapat diabaikan.

Perusahaan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk melaksanakan program sosial kemasyarakatan di seluruh perkebunannya sehingga mendorong pencapaian tujuan SDGs seperti penyediaan pendidikan dan infrastruktur. Seperti telah dijelaskan di atas, perusahaan juga berkontribusi dalam memelihara kesehatan dan mendorong kesejahteraan masyarakat setempat. Sinar Mas Agribusiness and Food terus mencari cara untuk membantu masyarakat di mana Perusahaan beroperasi. Bagi kami, krisis COVID-19 telah menggarisbawahi pentingnya upaya ini. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak atau ingin menjadi bagian dari program ini, silakan kunjungi https://goldenagri.com.sg/sustainability/partnerships-and-memberships/.

| | |