Ruang Berita

Teknologi dan R&D

Menginspirasi para pemimpin bisnis masa depan Indonesia dengan tren terbaru dan teknologi mutakhir di SMART Biotech Center


Mengikuti perkembangan terbaru di sektor agribisnis Indonesia adalah suatu keharusan jika Anda ingin menjadi generasi pemimpin bisnis dan pengusaha sukses di negara ini. Sebagai salah satu sektor yang paling penting di negara ini, agribisnis membuka lapangan pekerjaan dan memberikan pendapatan bagi jutaan petani serta menciptakan lapangan kerja tidak langsung untuk jutaan orang lainnya. Potensi pertumbuhan sektor ini terus meningkat seiring dengan peningkatan populasi global. Semakin banyak orang memerlukan pangan, semakin tinggi permintaan produk pertanian di tahun-tahun mendatang. Dengan demikian, peluang bisnis besar telah menunggu di depan mata.

Itulah sebabnya 30 siswa dari Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB), termasuk putri Presiden Joko Widodo, baru-baru ini menerima pembelajaran sehari di SMART Biotech Center di Sentul, Bogor.

Di sana mereka menerima informasi bahwa SMART Biotech Center tidak hanya berupaya memproduksi lebih banyak kelapa sawit, namun juga memproduksinya secara berkelanjutan dan meminimalkan dampak lingkungan. Para siswa dengan cepat menyadari bahwa penggunaan kelapa sawit berkelanjutan seperti bahan bakar nabati dapat membuka lahan bisnis yang menarik.

“Saya tertarik mempelajari penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan oleh Sinar Mas sejauh ini dalam memajukan industri kelapa sawit Indonesia,” kata Diambi, salah seorang siswa. “Saya sangat terkesan melihat cara perusahaan mengembangkan teknologi baru, tidak hanya untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit, tetapi juga di sektor penting lainnya, seperti pengelolaan limbah dan pengembangan bahan bakar nabati yang menawarkan potensi besar di Indonesia.”

Visiting students talk about SMART's biotech innovations with Tony Liwang, Head of Plant Production and Biotechnology Division
Para siswa yang berkunjung membahas inovasi bioteknologi SMART bersama Tony Liwang, Kepala Divisi Produksi Tanaman dan Bioteknologi

SMART Biotechnology Center adalah fasilitas penelitian dengan teknologi terdepan di Jawa Barat yang dioperasikan oleh Divisi Produksi Tanaman dan Bioteknologi Sinar Mas. Orang-orang cerdas di balik lembaga tersebut menemukan inovasi dalam kultur jaringan dan bioteknologi yang membantu meningkatkan kualitas benih dan meningkatkan produktivitas per hektar.

Pertanian adalah bidang yang memerlukan pendekatan holistik. Selain menanam benih yang baik, Anda juga perlu belajar cara penggunaan pupuk dengan cerdas – tidak berlebihan, tidak kekurangan, dan tahu waktu terbaik pemberian pupuk untuk memaksimalkan hasil. Hal ini terus-menerus ditingkatkan oleh tim penelitian dan pengembangan (Litbang). Selain itu, hama dan penyakit juga merupakan masalah yang sedang dicari solusi terbaik tanpa harus menggunakan terlalu banyak herbisida dan pestisida beracun. Dengan kata lain, pekerjaan sehari-hari mereka adalah merancang praktik agronomi terbaik untuk budidaya kelapa sawit berkelanjutan.

Pekerjaan ini sangat penting untuk mempertahankan kelapa sawit sebagai mata pencaharian utama bagi jutaan petani Indonesia serta mendukung generasi pekerja masa depan Indonesia yang tergerak mencari nafkah di sektor pertanian. Tim Litbang ini berupaya mepertahankan posisi kelapa sawit sebagai tanaman minyak nabati paling produktif di dunia (dan karenanya merupakan salah satu yang paling berkelanjutan). Pandangan ini sudah mengilhami kelompok pebisnis pemula yang mengunjungi lembaga ini.

“Menurut saya, SMART Biotech Center memiliki proses dan teknologi yang menunjukkan bagaimana sektor kelapa sawit dapat bersaing secara global. Penting bagi mahasiswa untuk mempelajari kemajuan industri minyak sawit berkelanjutan Indonesia dan saya berharap agar lebih banyak universitas mau berkunjung dan menerima manfaat dari fasilitas penelitian ini, sehingga mereka dapat menerapkan apa yang telah mereka pelajari di kelas,” kata Laras, seorang mahasiswa Sekolah Manajemen IPB.

Temukan lebih banyak berita mengenai kegiatan litbang SMART dalam Laporan Keberlanjutan 2015 kami.

| | |