menu bar
close-grey

Asam stearat: Teman atau musuh?

Posted: Jun 12, 2024 3 minute read SMART 0 Likes
Seberapa kenal Anda dengan asam stearat? Bisakah Anda membedakan fakta dan mitos seputar asam stearat?

1. Asam stearat tidak sehat

Mitos!

Lemak jenuh seperti asam stearat biasanya dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung karena potensi peningkatan kolesterol Low-Density Lipoprotein (LDL). Namun, penelitian terbaru menunjukkan asam stearat mungkin tidak berdampak merugikan seperti diperkirakan sebelumnya. Efek asam stearat pada kadar kolesterol malah bisa jadi netral. Dalam industri makanan, asam stearat dinilai sebagai bahan pengikat dan tekstur yang efektif dalam meningkatkan rasa di mulut dan stabilitas berbagai produk makanan.

2. Asam stearat bersifat sintetis

Mitos!

Kesalahpahaman umum menggambarkan asam stearat sebagai zat sintetis. Faktanya, zat ini secara alami terdapat pada hewan dan tumbuhan, seperti daging, susu, dan mentega kakao. Zat ini juga bisa berasal dari minyak nabati lain melalui proses hidrogenasi. Asam stearat alami dan olahan memiliki susunan kimia dan fungsi yang sama.

 

3. Asam stearat aman untuk penggunaan kosmetik

Fakta!

Asam stearat umumnya dianggap aman untuk digunakan pada kosmetik. Sifatnya yang melembapkan, mengentalkan, dan menstabilkan membuat berbagai produk kosmetik memiliki tekstur dan umur simpan yang lebih tahan lama. Kualitas ini menjadikan asam stearat sebagai bahan berharga dalam formulasi beragam kosmetik, termasuk losion, krim, dan pembersih wajah, sehingga memberi keunggulan kompetitif bagi produsen dalam pembuatannya.

 

4. Asam stearat memengaruhi rasa dan aroma pada produk akhir

Mitos!

Dalam bentuk murninya, asam stearat tidak berbau dan tidak berasa. Rasa atau bau apa pun yang terkait dengan produk yang mengandung asam stearat kemungkinan besar berasal dari bahan lain. Profil sensorinya netral dan membuatnya cocok untuk produksi makanan, kosmetik, dan obat-obatan, karena tidak mengubah rasa atau aroma produk akhir yang diinginkan.

5. Asam stearat memengaruhi resistensi insulin

Mitos!

Beberapa orang berasumsi bahwa semua lemak jenuh, termasuk asam stearat, dapat meningkatkan resistensi insulin, yang berkontribusi terhadap diabetes tipe 2 jika dikonsumsi. Penelitian menunjukkan bahwa asam stearat dapat meningkatkan sensitivitas insulin, tidak seperti lemak jenuh lain, yang justru dapat berdampak tidak baik terhadap resistensi insulin.


Nah, kini Anda tahu bahwa asam stearat memiliki lebih banyak manfaat dibanding yang diduga sebelumnya. Zat ini juga memiliki beragam kegunaan dalam industri kosmetik dan makanan, mulai dari serum dan produk sabun kaya busa untuk keperluan mandi hingga kue kering dan campuran kopi.

Sedang mempertimbangkan untuk menambahkan asam stearat ke produk Anda? Perusahaan kami memproduksi asam stearat berbasis sawit yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Oleokimia kami bersumber dari kelapa sawit sehingga bersifat alami, dapat terurai secara hayati, dan serbaguna. Semuanya diproduksi melalui proses kendali mutu yang ketat. Kami juga memiliki spesialisasi dalam menciptakan solusi khusus yang memenuhi persyaratan kualitas dan sertifikasi keberlanjutan, seperti EFfCI, GMP+B2 Feed Safety, ISO, KOSHER, dan RSPO.

Pabrik oleokimia kami yang bersertifikasi RSPO di Medan

Konsumen mulai memilih alternatif produk sehari-hari yang lebih ramah lingkungan dan rendah emisi, seperti sabun, detergen, dan kosmetik. Pergeseran ini juga terjadi di berbagai industri, seperti obat-obatan, plastik,

dan pakan ternak, yang beralih ke solusi nabati. Kami bekerja keras untuk memenuhi permintaan dengan meningkatkan pasokan oleokimia yang berbasis tanaman, sekaligus tetap berpegang teguh pada proses pengadaan yang bertanggung jawab. Kami ingin memastikan bahwa kami menawarkan produk berkualitas tinggi dan diproduksi secara bertanggung jawab sehingga masyarakat dapat merasa nyaman menggunakannya,” kata Kung Chee Wan, Chief Executive Officer (CEO) Sinarmas Oleochemicals dan Sinarmas CEPSA. Perusahaan mempunyai

“Kami ingin memastikan bahwa kami menawarkan produk berkualitas tinggi dan diproduksi secara bertanggung jawab sehingga masyarakat dapat merasa nyaman menggunakannya.”

posisi yang bagus untuk memenuhi permintaan ini, berkat dukungan dua fasilitas canggih dengan kapasitas produksi hingga 440.000 ton oleokimia per tahun, perkebunan yang luas, dan jaringan pemasok yang kuat. Semua komponen itu berkomitmen pada praktik produksi yang bertanggung jawab.

Di samping itu, kemampuan terintegrasi kami menggabungkan produksi bervolume tinggi dengan jaringan pengiriman global yang mencakup lebih dari 100 negara. Hal ini menjamin asam stearat berbasis sawit Anda tiba dengan aman dan tepat waktu, di mana pun Anda berada.

———-

Hubungi pakar produk kami untuk menemukan asam stearat turunan sawit yang ideal untuk kebutuhan Anda.

Pelajari lebih lanjut lini produk asam stearat kami pada artikel Asam Stearat 101.

———-

fb twitter linkedin mail