menu bar
close-grey

Sinar Mas Agribusiness and Food Gandeng Lima Desa di Riau Lakukan Pencegahan Karhutbunla Melalui Program Desa Makmur Peduli Api

Posted: Apr 12, 2018 5 minute read SMART 299 views

RIAU, 11 April 2018 – Sinar Mas Agribusiness and Food melalui unit usahanya PT Bumipalma Lestaripersada (BPLP) menggandeng lima desa di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau dalam program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) sebagai bagian upaya perusahaan untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan, kebun dan lahan (karhutbunla).

KTD_BPLP
Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat PT Bumipalma Lestaripersada (BPLP)unit usaha Sinar Mas Agribusiness and Food di Indragiri Hilir, Riau dalam acara pendandatanganan komitmen bersama pencegahan kebakaran melalui program Desa Makmur Peduli Api dengan lima desa dari Kecamantan Enok, Kecamatan Keritang dan Kecamatan Kempas siang hari tadi (4/11).

Upaya tersebut mendapat dukungan yang positif yang tertuang dalam komitmen bersama dalam mencegah karhutbunla yang ditandatangani oleh Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) dari Kecamantan Enok, Kecamatan Keritang, Kecamatan Kempas, Kepala Desa dari lima desa DMPA – yaitu Desa Suhada, Desa Sungai Rukam, Desa Nusantara Jaya, Desa Lintas Utara dan Desa Karya Tani serta perwakilan manajemen Sinar Mas Agribusiness and Food dan unit usahanya pada hari ini (11/4) di Perkebunan Bumipalma Lestaripersada.

DMPA_BPLP_Komitmen Bersama 5 Desa Indragiri Hilir Untuk Cegah Kebakaran
Pencanangan program Desa Makmur Peduli Api di Indragiri Hilir, Riau (4/11) bersama dengan Sinar Mas Agribusiness and Food dan unit usaha perusahaan PT Bumipalma Lestaripersada serta lima desa binaan perusahaan yaitu Desa Suhada, Desa Sungai Rukam, Desa Nusantara Jaya, Desa Lintas Utara dan Desa Karya. Program DMPA yang akan berlangsung selama tiga tahun dengan berkolaborasi dengan masyarakat diharapkan akan mengurangi titik-titik api di daerah tersebut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Riau, Franciscus Costan mengatakan, “Pencegahan kebakaran hutan, kebun, dan lahan dapat dilakukan dengan maksimal dengan adanya sinergi dari pemerintah, perusahaan dan masyarkat setempat. Hal ini merupakan tanggung jawab bersama yang bila dilakukan secara kolaboratif akan menjauhkan kita semua dari bahaya kebakaran.”

DMPA menggabungkan tiga elemen penting yaitu pencegahan kebakaran, konservasi dan ketahanan pangan. Diharapkan melalui program ini, potensi titik-titik api dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan dapat terus ditingkatkan.

SimulasiDMPA_BPLP
Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat PT Bumipalma Lestaripersada (BPLP)unit usaha Sinar Mas Agribusiness and Food di Indragiri Hilir, Riau tengah melakukan simulasi penanganan kebakaran pada acara pendandatanganan komitmen bersama pencegahan kebakaran melalui program Desa Makmur Peduli Api dengan lima desa dari Kecamantan Enok, Kecamatan Keritang dan Kecamatan Kempas siang hari tadi (4/11).

Pelaksanaan program DMPA untuk lima desa tersebut direncanakan akan berlangsung selama tiga tahun. Pada tahun pertama pendampingan akan berfokus pada pembentukan lembaga Masyarakat Siaga Api (MSA) dan pembuatan peta indikatif batas desa secara partisipatif. Tahun kedua akan dibentuk kelompok tani dan pengembangan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dimana kelompok tani akan mendapatkan pendampingan untuk melaksanakan sistem pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. Pada tahun ketiga akan diadakan pendampingan untuk replikasi dari sistem pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan pada lahan masyarakat.

Simulasi DMPA_BPLP
Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat PT Bumipalma Lestaripersada (BPLP)unit usaha Sinar Mas Agribusiness and Food di Indragiri Hilir, Riau tengah melakukan simulasi penanganan kebakaran pada acara pendandatanganan komitmen bersama pencegahan kebakaran melalui program Desa Makmur Peduli Api dengan lima desa dari Kecamantan Enok, Kecamatan Keritang dan Kecamatan Kempas siang hari tadi (11/4).

Selain memberikan pendampingan dan pelatihan kepada desa-desa binaan, perusahaan juga melakukan penguatan sistem terpadu dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran – hal ini dilakukan dengan memiliki tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD) dalam jumlah yang cukup, membangun infrastruktur sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang memadai, memastikan sarana dan prasarana pemadam kebakaran dalam jumlah yang cukup dan dalam kondisi yang baik, serta mengembangkan metode deteksi dan peringatan dini terhadap bahaya kebakaran.

“Berkaca dari beberapa proyek percontohan DMPA sebelumnya di Jambi dan Ketapang, kami melihat pentingnya dukungan serta peran aktif dari Masyarakat Siaga Api sebagai garda terdepan dalam proses deteksi dini, pencegahan kebakaran, dan proses sosialisasi pencegahan kebakaran kepada seluruh lapisan masyarakat di desa. Oleh karena itu para relawan akan dibekali dengan pembinaan, pelatihan yang baik serta peralatan penanganan kebakaran tingkat awal yang memadai,” ujar Franciscus.

Upika_Meninjau Peralatan Pengangan Kebakaran
Unsur Pimpinan Kecamatan dari Kecamantan Enok, Kecamatan Keritang dan Kecamatan Kempas, bersama perwakilan Sinar Mas Agribusiness and Food dan PT Bumipalma Lestaripersada meninjau peralatan penanganan kebakaran saat penacanangan program Desa Makmur Peduli Api untuk lima desa yang berada di Kecamatan Enok, Keritang dan Kempas, siang tadi (11/4).

Para sukarelawan akan dilatih dan didukung dalam melakukan pemantauan titik api secara efektif, serta menyampaikan informasi secara cepat ke tim penanggulangan, baik melalui surat elektronik, pesan pendek (sms), telepon, maupun cara-cara berkomunikasi lainnya. Pemantauan lokasi dan titiktitik api juga dilakukan dengan menggunakan teknologi drone, pesawat tanpa awak, juga sistem monitoring hot spot berbasis satelit yang hasil pengolahan datanya akan diteruskan ke Posko KTD dan Posko MSA di wilayah operasinya.

Dengan bertambahnya lima desa binaan DMPA, kini terdapat 22 desa binaan DMPA Sinar Mas Agribusiness and Food yang berada di Ketapang, Jambi dan Riau, serta segera menyusul di tahun ini beberapa desa di wilayah Seruyan Kalimantan Tengah. Pada tahun 2019, perusahaan berencana untuk kembali menggandeng lima desa lainnya di wilayah Indragiri Hilir dalam program DMPA.

– Selesai –

Tentang Sinar Mas Agribusiness and Food

Sinar Mas Agribusiness and Food yang beroperasi di bawah Golden Agri-Resources (GAR) adalah salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terkemuka dengan total luas areal tanam di Indonesia mencapai lebih dari 486.000 hektar (termasuk kebun milik petani swadaya) per tanggal 30 Juni 2017. Perusahaan memiliki operasi terpadu yang memproduksi bahan pangan yang berbahan baku minyak nabati.

Sinar Mas Agribusiness and Food fokus pada produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan. Di Indonesia, kegiatan utamanya meliputi budidaya dan pemanenan pohon kelapa sawit; pengolahan tandan buah segar menjadi minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit; penyulingan CPO menjadi produk dengan nilai tambah seperti minyak goreng, margarin, shortening dan biodiesel; serta perdagangan produk kelapa sawit ke seluruh dunia. Perusahaan juga beroperasi di Tiongkok dan India dengan memiliki pelabuhan, pabrik penghancur biji sawit, memproduksi berbagai produk minyak nabati olahan, serta produk makanan lainnya seperti mie.

Didirikan pada tahun 1996, GAR tercatat di Bursa Efek Singapura pada tahun 1999 dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 3,4 miliar per tanggal 30 Juni 2017. Perusahaan investasi Flambo International Limited saat ini merupakan pemegang saham terbesar GAR, dengan kepemilikan saham sebesar 50,35 persen. GAR memiliki beberapa anak perusahaan, termasuk PT SMART Tbk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1992. Untuk informasi mengenai perusahaan, kunjungi: www.smart-tbk.com

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi
media@sinarmas-agri.com

fb twitter linkedin mail