menu bar
close-grey

Sinar Mas Agribusiness and Food rayakan capaian sertifikasi RSPO pertama untuk petani swadaya di bawah naungan program Sawit Terampil

Posted: Nov 22, 2023 4 minute read SMART 395 views

Jakarta, 22 November 2023 – Sinar Mas Agribusiness and Food, perusahaan agribisnis dan produsen minyak kelapa sawit terkemuka di dunia, dengan bangga mengumumkan bahwa asosiasi petani swadaya yang pertama di bawah naungan program Sawit Terampil telah berhasil meraih sertifikasi Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO), yang menandai tonggak sejarah penting dalam upaya perusahaan dalam meningkatkan transformasi rantai pasok dan mendorong praktik-praktik kelapa sawit yang berkelanjutan di antara para petani swadaya.

Perkumpulan Sejahtera Pelita Nusantara (PSPN), sebuah kelompok yang terdiri dari 270 petani swadaya berbasis di Aceh Utara, merupakan kelompok petani swadaya pertama di bawah program Sawit Terampil yang menerima sertifikasi RSPO. Sertifikasi ini diberikan pada Konferensi Meja Bundar Tahunan RSPO tentang Minyak Kelapa Sawit Berkelanjutan (RT2023), yang berlangsung di Jakarta, Indonesia pada tanggal 20-22 November. Sertifikasi RSPO membantu petani swadaya untuk meningkatkan hasil panen, mendapatkan akses ke pasar minyak kelapa sawit berkelanjutan bersertifikasi internasional, meningkatkan mata pencaharian mereka, dan menurunkan risiko konversi lahan.

Program Sawit Terampil merupakan program pengembangan kapasitas yang komprehensif yang dirancang untuk memberikan petani swadaya pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan untuk meningkatkan produktivitas dan praktik-praktik keberlanjutan yang akan meningkatkan taraf hidup mereka. Program ini memberdayakan petani swadaya melalui pembinaan kelompok dan bimbingan individu untuk membantu mereka menerapkan good agricultural practices (GAP) atau praktik pertanian yang baik dan mengelola perkebunan secara berkelanjutan.

“Sertifikasi RSPO yang diterima Perkumpulan Sejahtera Pelita Nusantara merupakan bukti keberhasilan program Sawit Terampil dan komitmen kami untuk mendukung petani swadaya di Indonesia. Kami bangga dapat berperan dalam membantu para petani meraih pencapaian penting ini, dan kami akan terus berdedikasi untuk bekerja sama dengan mereka dalam meningkatkan praktik keberlanjutan dan meningkatkan taraf hidup mereka,” ujar Helena Lumban Gaol, Head of Smallholders Innovation Department, Sinar Mas Agribusiness and Food.

Sertifikasi RSPO adalah standar yang diakui secara global yang menunjukkan bahwa minyak kelapa sawit telah diproduksi dengan cara yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Guntur Cahyo Prabowo, Head of Smallholders, Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), mengatakan, “Sertifikasi RSPO merupakan langkah penting menuju keberlanjutan dalam industri kelapa sawit. Sertifikasi ini tidak hanya sejalan dengan standar keberlanjutan global, tetapi juga meningkatkan akses pasar dan daya saing bagi petani swadaya. Kami memuji komitmen dan dedikasi Sinar Mas Agribusiness and Food terhadap praktik-praktik keberlanjutan melalui program Sawit Terampil. Kami mendorong semua pelaku sektor kelapa sawit untuk terus memainkan peran penting dalam memajukan sektor ini menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.”

Sudikan, Ketua Koperasi di Perkumpulan Sejahtera Pelita Nusantara, Aceh Utara, menyatakan, “Mewakili asosiasi, saya ingin menyampaikan apresiasi kami karena bisa mendapatkan sertifikasi RSPO setelah mengikuti pelatihan melalui program Sawit Terampil. Pencapaian ini memotivasi kami untuk terus menerapkan praktik-praktik berkelanjutan yang tidak hanya bermanfaat bagi perkebunan kami tetapi juga berkontribusi pada industri kelapa sawit yang lebih berkelanjutan.”

Petani swadaya adalah kunci dari transformasi rantai pasokan yang lebih luas

Petani swadaya memainkan peran penting dalam rantai pasokan minyak kelapa sawit di Indonesia. Indonesia memiliki 16,38 juta hektar (ha) perkebunan kelapa sawit. Lebih dari 40 persen perkebunan kelapa sawit di Indonesia atau 4,5 juta ha, dikelola oleh lebih dari 2,7 juta petani swadaya, menjadikan kelompok ini sebagai bagian penting yang mendorong perubahan yang sejalan dengan tujuan kesepakatan global seperti Peta Jalan Sektor Pertanian menuju 1,5 derajat Celcius dan transformasi rantai pasok global untuk memenuhi persyaratan global, seperti memenuhi persyaratan Undang-Undang Anti-Deforestasi Uni Eropa (EUDR).

Fauzan Kurniawan, Head of Supplier Transformation, Sinar Mas Agribusiness and Food mengatakan, “Meskipun kami merayakan pencapaian 270 petani yang mendapatkan sertifikasi hari ini, sangat penting untuk dicatat bahwa ini hanyalah permulaan. Kami akan mendukung lebih banyak lagi petani swadaya untuk menjadi siap sertifikasi di masa mendatang.”

Ke depannya, Sinar Mas Agribusiness and Food tetap berkomitmen untuk memperluas program Sawit Terampil. Perusahaan berupaya untuk meningkatkan inisiatif untuk mencapai total 10.000 petani yang dilatih di Subulussalam dan Singkil Aceh, Langkat Sumatera Utara, Riau, dan Kalimantan Barat pada tahun 2025. Perluasan ini sejalan dengan misi perusahaan untuk mendorong transformasi rantai pasokan dan memenuhi persyaratan keberlanjutan global.

===SELESAI===

Tentang Sinar Mas Agribusiness and Food

Sinar Mas Agribusiness and Food yang beroperasi di bawah Golden Agri-Resources (GAR) adalah salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terkemuka dengan total luas areal tanam di Indonesia mencapai lebih dari 534.456 hektar (termasuk kebun milik petani plasma) per 30 September 2023. Perusahaan memiliki operasi terpadu yang memproduksi bahan pangan yang berbahan baku minyak nabati.

Sinar Mas Agribusiness and Food berfokus pada produksi minyak kelapa sawit yang berkelanjutan. Di Indonesia, kegiatan utama perusahaan ini meliputi budidaya dan pemanenan pohon kelapa sawit; pengolahan tandan buah segar menjadi minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan inti sawit; perdagangan dan penyulingan CPO menjadi produk bernilai tambah seperti minyak goreng, margarin, shortening, dan biodiesel; serta perdagangan produk kelapa sawit di seluruh dunia. Perusahaan ini juga beroperasi di Tiongkok dan India, termasuk pelabuhan laut dalam, pabrik pengolahan biji minyak, kemampuan produksi untuk produk minyak nabati yang dimurnikan, serta produk makanan lainnya seperti mie.

Perusahaan induknya, GAR didirikan pada tahun 1996 dan tercatat di Bursa Efek Singapura pada tahun 1999 dengan kapitalisasi pasar sebesar US$2,5 miliar pada tanggal 30 September 2023. Flambo International Limited, sebuah perusahaan investasi, saat ini merupakan pemegang saham terbesar GAR, dengan kepemilikan saham sebesar 50,56 persen. GAR memiliki beberapa anak perusahaan, termasuk PT SMART Tbk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1992.

Untuk informasi lebih lanjut tentang perusahaan, silakan mengunjungi https://www.smart-tbk.com

 

Untuk pertanyaan media, silakan hubungi:
[email protected]

Tetap up-to-date dengan berita terbaru dengan berlangganan buletin bulanan kami di sini

fb twitter linkedin mail