menu bar
close-grey

Pemegang Saham PT SMART Tbk Sahkan Laporan Tahunan Tahun 2018

Posted: Jun 18, 2019 4 minute read SMART 538 views
  • Perseroan membagikan dividen final sebesar Rp 750,- per saham
  • Penjualan bersih Perseroan naik 11% pada kuartal pertama tahun 2019 dan laba bersih tercatat sebesar Rp 479 miliar
  • Perseroan siapkan belanja modal Rp 1,1 triliun untuk tahun 2019

Jakarta, 18 Juni 2019 – Pemegang saham PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (”SMART” atau ”Perseroan”) hari ini menyetujui dan mensahkan Laporan Tahunan Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 serta memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang mereka lakukan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018. Persetujuan tersebut dikukuhkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (”RUPST”) Perseroan hari ini.

Pada saat yang sama, pemegang saham Perseroan menyetujui pembagian dividen final sebesar Rp 750,- per saham atau sebesar 22% dari saldo laba per 31 Desember 2018.

RUPST juga telah menyetujui pengunduran diri Bapak Drs. Endro Agung Partoyo sebagai Komisaris Independen Perseroan serta menyetujui pengangkatan Bapak Rahmat Waluyanto sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk melanjutkan sisa masa jabatan Bapak Drs. Endro Agung Partoyo yang digantikannya, berlaku efektif sejak ditutupnya RUPST. Sususan Dewan Komisaris Perseroan yang baru sampai dengan berakhirnya RUPST Perseroan tahun 2020 adalah sebagai berikut:

Komisaris Utama : Franky Oesman Widjaja
Wakil Komisaris Utama : Muktar Widjaja
Wakil Komisaris Utama : Budi Wijana
Komisaris Independen : Prof. DR. Teddy Pawitra
Komisaris Independen : Prof. DR. Susiyati B. Hirawan
Komisaris Independen : Rahmat Waluyanto
Komisaris : Rafael Buhay Concepcion, Jr

Para pemegang saham juga menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dalam rangka mengalihkan kekayaan Perseroan; atau menjadikan jaminan utang kekayaan Perseroan; yang merupakan lebih dari 50% (lima puluh persen) jumlah kekayaan bersih Perseroan dalam 1 (satu) transaksi atau lebih, baik yang berkaitan satu sama lain maupun tidak. Pengalihan atau menjadikan jaminan utang kekayaan Perseroan dilakukan dalam kaitannya dengan usaha perolehan fasilitas pinjaman atau pendanaan di masa yang akan datang. Untuk pengalihan kekayaan yang sifatnya memenuhi definisi yang terdapat dalam Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) No. IX.E.2 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama atau Peraturan BAPEPAMLK No. IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu, maka pelaksanaannya akan memenuhi Peraturan BAPEPAM-LK terkait.

KINERJA PERKEBUNAN KUARTAL PERTAMA 2019

Per 31 Maret 2019, luas area tertanam Perseroan adalah sebesar 137.600 hektar, terdiri dari 106.300 hektar area inti dan 31.300 hektar area plasma. Dari total area tertanam tersebut, 133.800 hektar merupakan area menghasilkan dan 3.800 hektar merupakan area belum menghasilkan.

Selama kuartal pertama tahun 2019, Perseroan memanen 621 ribu ton tandan buah segar (TBS), lebih tinggi 20% dibandingkan panen kuartal pertama tahun 2018. Hal ini terutama didukung oleh kondisi cuaca yang baik.

TBS tersebut diolah lebih lanjut di 16 pabrik kelapa sawit dengan jumlah kapasitas 4,2 juta ton per tahun. Perseroan memproduksi minyak sawit (“CPO”) dan inti sawit (“PK”) masing-masing sebesar 145 ribu ton dan 38 ribu ton pada kuartal yang sama, tumbuh masing-masing 21% dan 28% dibanding kuartal pertama tahun lalu. Tingkat ekstraksi minyak sawit adalah 21,5% sedangkan tingkat ekstraksi inti sawit mencapai 5,6%.

kinerja-keuangan-kuartal-pertama-2019

Meskipun dipengaruhi oleh penurunan harga pasar internasional CPO, kinerja SMART pada kuartal I 2019 mengalami perningkatan, didukung oleh tumbuhnya kuantitas penjualan termasuk juga penjualan biodiesel. Penjualan bersih naik 11% mencapai Rp 9,4 triliun. Laba usaha dan EBITDA juga meningkat menjadi masing-masing Rp 433 miliar dan Rp 795 miliar, sejalan dengan naiknya laba kotor. Hal ini menghasilkan peningkatan laba bersih menjadi sebesar Rp 480 miliar.

Posisi keuangan SMART per 31 Maret 2019 tetap kuat, dengan jumlah aset yang sedikit menurun menjadi Rp 28,4 triliun. Rasio pinjaman bersih terhadap ekuitas1 tetap berada level sehat yaitu sebesar 0,33 kali. Per 31 Maret 2019, nilai ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh menjadi Rp 12,7 triliun.

Untuk tahun 2019, Perseroan menganggarkan pengeluaran modal sebesar Rp 1,1 triliun, di mana sebagian besar akan digunakan untuk peremajaan tanaman tua dan peningkatan kemampuan pabrik hilir (refinery) untuk dapat menghasilkan produk dengan nilai tambah tinggi.

Wakil Direktur Utama sekaligus Corporate Secretary Perseroan, Bapak Jimmy Pramono menyampaikan bahwa: ”Kami gembira melihat pencapaian SMART pada kuartal pertama tahun 2019 di tengah harga pasar CPO yang bergejolak. Model bisnis kami yang terintegrasi, khususnya operasi bisnis hilir telah membantu kinerja Perseroan secara keseluruhan. SMART akan terus memperkuat keunggulan kompetitifnya melalui inovasi yang mutakhir dan praktik yang berkelanjutan.”

Mengenai prospek industri, Bapak Jimmy Pramono menambahkan bahwa: ”Kami yakin bahwa minyak kelapa sawit akan tetap merupakan solusi yang logis dan efisien dalam memenuhi peningkatan permintaan minyak dan lemak pangan dunia di tengah ketersediaan lahan tanaman yang terbatas. Permintaan dari sektor energi baik domestik maupun global juga meningkat dengan kompetitifnya harga biodiesel dibanding minyak bumi. Kami berharap perkembangan yang lebih positif atas permintaan biodiesel akan terus berlanjut sejalan dengan realisasi mandat biodiesel Indonesia selama kuartal pertama 2019 yang memenuhi target.”

~ selesai ~

Tentang PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (“SMART”)

SMART adalah salah satu perusahaan produsen barang konsumen berbasis kelapa sawit yang terkemuka di Indonesia dengan pengelolaan perkebunan seluas 137.600 hektar (termasuk perkebunan plasma) per 31 Maret 2019. Perusahaan memiliki operasi yang terintegrasi yang berfokus pada produksi minyak makan dan lemak nabati dari kelapa sawit.

Didirikan pada tahun 1962, SMART tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1992. SMART merupakan anak perusahaan dari Golden Agri-Resources Ltd (”GAR”), salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terkemuka di dunia yang tercatat di Bursa Singapura. SMART berfokus pada produksi minyak sawit yang berkelanjutan. Kegiatan usaha utama mencakup pembudidayaan dan pemanenan tanaman kelapa sawit, pemrosesan tandan buah segar menjadi minyak kelapa sawit mentah (”CPO”) dan inti sawit, pemrosesan CPO menjadi produk industri dan konsumen seperti minyak goreng, margarin, shortening, biodiesel, dan oleokimia, serta perdagangan produk berbasis kelapa sawit ke seluruh dunia.

Selain memproduksi minyak curah dan industrial, produk rafinasi SMART juga dipasarkan dengan beberapa merek seperti Filma dan Kunci Mas. Produk bermerek SMART dikenal dengan kualitasnya yang tinggi serta menguasai pangsa pasar yang signifikan di segmen pasarnya masing-masing di Indonesia.

 

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi
Tim Media Sinar Mas Agribusiness and Food
Beni Wijaya
[email protected] | +62 815 134 133 09

Tetap up-to-date dengan berita terbaru dengan berlangganan buletin bulanan kami di sini

fb twitter linkedin mail