menu bar
close-grey

Pemegang Saham PT SMART Tbk Sahkan Laporan Tahunan Tahun 2017

Posted: Jun 27, 2018 5 minute read SMART 446 views
  • Perseroan membagikan dividen final sebesar Rp 30,- per saham untuk laba tahun buku 2017
  • Paparan publik menyampaikan kinerja Perseroan untuk kuartal pertama 2018 dengan pencapaian Laba Usaha dan EBITDA masing-masing sebesar Rp 227 miliar dan Rp 535 miliar
  • Perseroan siapkan belanja modal Rp 1,5 triliun untuk tahun 2018

Jakarta, 27 Juni 2018 – Pemegang saham PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (”SMART” atau ”Perseroan”) hari ini menyetujui dan mensahkan Laporan Tahunan Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017 serta memberikan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang mereka lakukan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017. Persetujuan tersebut dikukuhkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (”RUPST”) Perseroan.

Pada saat yang sama, pemegang saham Perseroan menyetujui pembagian dividen final sebesar Rp 30,- per saham atau sebesar 7% dari laba bersih tahun 2017.

RUPST juga telah menyetujui pengunduran diri Bapak Hikmahanto Juwana, S.H sebagai Komisaris Independen Perseroan, sehingga sususan Dewan Komisaris Perseroan sampai dengan berakhirnya RUPST Perseroan tahun 2020 adalah sebagai berikut:

Komisaris Utama : Franky Oesman Widjaja
Wakil Komisaris Utama : Muktar Widjaja
Wakil Komisaris Utama : Budi Wijana
Komisaris : Rafael Buhay Concepcion, Jr
Komisaris Independen : Prof. DR. Teddy Pawitra
Komisaris Independen : Prof. DR. Susiyati B. Hirawan
Komisaris Independen : Drs. Endro Agung Partoyo

Para pemegang saham juga menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dalam rangka mengalihkan kekayaan Perseroan; atau menjadikan jaminan utang kekayaan Perseroan; yang merupakan lebih dari 50% (lima puluh persen) jumlah kekayaan bersih Perseroan dalam 1 (satu) transaksi atau lebih, baik yang berkaitan satu sama lain maupun tidak. Pengalihan atau menjadikan jaminan utang kekayaan Perseroan dilakukan dalam kaitannya dengan usaha perolehan fasilitas pinjaman atau pendanaan di masa yang akan datang. Untuk pengalihan kekayaan yang sifatnya memenuhi definisi yang terdapat dalam Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAMLK) No. IX.E.2 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama atau Peraturan BAPEPAM-LK No. IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu, maka pelaksanaannya akan memenuhi Peraturan BAPEPAM-LK terkait.

KINERJA OPERASIONAL KUARTAL PERTAMA 2018

Pada akhir Maret 2018, luas area tertanam Perseroan adalah sebesar 138.000 hektar, terdiri dari 106.700 hektar area inti dan 31.300 hektar area plasma. Dari total area tertanam tersebut, 135.900 hektar merupakan area menghasilkan dan 2.100 hektar merupakan area belum menghasilkan.

Selama kuartal pertama tahun 2018, Perseroan memanen 516 ribu ton tandan buah segar (TBS), lebih rendah 23% dibandingkan panen kuartal pertama tahun 2017. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya dampak lanjutan dari kekeringan panjang di beberapa lahan Perseroan karena kondisi El Niño yang lalu.

TBS tersebut diolah lebih lanjut di 16 pabrik kelapa sawit dengan jumlah kapasitas 4,2 juta ton per tahun, Perseroan memproduksi minyak sawit (“CPO”) dan inti sawit (“PK”) masing-masing sebesar 119 ribu ton dan 30 ribu ton pada kuartal yang sama. Tingkat ekstraksi minyak sawit dan inti sawit masingmasing adalah 22,07% dan 5,46%.

Di bisnis hilir, Perseroan saat ini mengoperasikan 5 pabrik pengolahan PK dengan jumlah kapasitas 810 ribu ton per tahun, 4 pabrik rafinasi dengan jumlah kapasitas 2,9 juta ton per tahun, dan pabrik oleokimia dengan kapasitas 240 ribu ton per tahun. Pada tahun 2017, Perseroan menyelesaikan pembangunan pabrik biodiesel yang ke-dua di dekat Jakarta sehingga menambah total kapasitas pabrik biodiesel Perseroan menjadi 600 ribu ton per tahun.

KINERJA KEUANGAN KUARTAL PERTAMA 2018

kinerja-keuangan-kuartal-pertama-2018

Kinerja SMART pada kuartal I 2018 dipengaruhi oleh penurunan harga pasar internasional CPO dan penurunan produksi kelapa sawit sehingga penjualan bersih turun menjadi Rp 8,5 triliun. Laba usaha dan EBITDA menurun menjadi masing-masing Rp 227 miliar dan Rp 535 miliar, sejalan dengan turunnya laba kotor. Melemahnya laba usaha dan adanya rugi selisih kurs yang belum terealisasi pada kuartal berjalan menyebabkan penurunan laba bersih menjadi sebesar Rp 82 miliar.

Posisi keuangan SMART per 31 Maret 2018 tetap kuat, dengan jumlah aset yang sedikit meningkat menjadi Rp 27,8 triliun. Rasio pinjaman bersih terhadap ekuitas yang disesuaikan tetap berada level sehat yaitu sebesar 0,49 kali. Per 31 Maret 2018, nilai ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh menjadi Rp 11,6 triliun.

Untuk tahun 2018, Perseroan menganggarkan pengeluaran modal sebesar Rp 1,5 triliun, di mana sebagian besar akan digunakan untuk peremajaan tanaman tua dan peningkatan kemampuan pabrik hilir untuk dapat menghasilkan produk dengan nilai tambah tinggi.

Mengenai prospek industri, Wakil Direktur Utama sekaligus Corporate Secretary Perseroan, Bapak Jimmy Pramono menyampaikan bahwa: ”Kuartal pertama tahun 2018 merupakan periode yang penuh tantangan bagi industri sawit, namun kami yakin dalam jangka panjang permintaan minyak sawit akan terus berkembang didukung oleh permintaan untuk kebutuhan pangan dan penggunaan biodiesel. Industri ini juga terbukti tetap dapat bertahan dalam menghadapi gejolak pasar sementara yang kadang terjadi.”

Bapak Jimmy Pramono menambahkan: ”SMART akan terus menitikberatkan strateginya pada dua hal yaitu pemanfaatan tekonologi dalam rangka transformasi operasional, peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya; serta terus menghasilkan produk sawit olahan secara bertanggung jawab dan bernilai tambah tinggi untuk memenuhi permintaan pelanggan. Kombinasi strategi ini akan menghasilkan pertumbuhan yang bertanggung jawab bagi Perseroan dan pada akhirnya dapat meningkatkan nilai pemegang saham secara jangka panjang.”

~ selesai ~

Tentang PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (“SMART”)

SMART adalah salah satu perusahaan produsen barang konsumen berbasis kelapa sawit yang terkemuka di Indonesia dengan pengelolaan perkebunan seluas 138.000 hektar (termasuk perkebunan plasma) per 31 Maret 2018. Perusahaan memiliki operasi yang terintegrasi yang berfokus pada produksi minyak makan dan lemak nabati dari kelapa sawit.

Didirikan pada tahun 1962, SMART tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1992. SMART merupakan anak perusahaan dari Golden Agri-Resources Ltd (”GAR”), salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terkemuka di dunia yang tercatat di Bursa Singapura.

SMART berfokus pada produksi minyak sawit yang berkelanjutan. Kegiatan usaha utama mencakup pembudidayaan dan pemanenan tanaman kelapa sawit, pemrosesan tandan buah segar menjadi minyak kelapa sawit mentah (”CPO”) dan inti sawit, pemrosesan CPO menjadi produk industri dan konsumen seperti minyak goreng, margarin, shortening, biodiesel, dan oleokimia, serta perdagangan produk berbasis kelapa sawit ke seluruh dunia.

Selain memproduksi minyak curah dan industrial, produk rafinasi SMART juga dipasarkan dengan beberapa merek seperti Filma dan Kunci Mas. Produk bermerek SMART dikenal dengan kualitasnya yang tinggi serta menguasai pangsa pasar yang signifikan di segmen pasarnya masing-masing di Indonesia.

SMART juga mengelola seluruh perkebunan kelapa sawit GAR. Hubungan dengan GAR memberikan keuntungan bagi SMART dengan skala ekonomisnya dalam hal manajemen perkebunan, teknologi informasi, penelitian dan pengembangan, pembelian bahan baku, dan akses terhadap jaringan pemasaran yang luas, baik domestik maupun internasional.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi [email protected]

Tetap up-to-date dengan berita terbaru dengan berlangganan buletin bulanan kami di sini

fb twitter linkedin mail