Ruang Berita

Masyarakat

Mendukung Desa-desa untuk Melindungi Hutan


Sebagai penghasil minyak sawit yang bertanggung jawab,  Sinar Mas Agribusiness and Food hendak memastikan bahwa hutan dan desa sekitar terawat dengan baik di mana pun  perusahaan beroperasi. Terkadang hal ini sulit ketika desa-desa mengandalkan hidupnya pada  pembukaan area hutan untuk menanam makanan demi kelangsungan hidup mereka.

Misalnya saja peristiwa kabut asap yang terjadi belakangan ini. Data dari  World Resources Institute menunjukkan bahwa mayoritas kebakaran terjadi di luar konsesi, yakni pertanian tebang-bakar skala kecil guna menanam tanaman pangan.

Kami menyadari cara terbaik untuk menunjukkan kepada penduduk desa nilai penting melindungi hutan adalah dengan membantumemastikankebutuhan dasar seperti air, rumah,  dan terutama pangan terpenuhi. Ketahanan pangan adalah hal yang dapat dibantu perusahaan secara maksimal karena sebagai petani andal, kami dapat menerapkan kemampuan kami pertanian kelapa sawit pada tanaman lain.

Bekerja sama dengan Universitas Wageningen, kami sedang mengadakan program empat tahun perlindungan hutan terhadap empat desa di Kalimantan Tengah, yakni Desa Kalang, Panimba Raya, Hujung Pata, dan Luwuk Lengkuas.

Tujuan dari proyek yang dimulai pada bulan Oktober 2017 ini adalah mengembangkan dan mengujikan metode praktis untuk mendukung penduduk setempat meningkatkan mata pencahariannya agar mereka dapat langsung merasakan manfaat dari konservasi hutan, sehingga hanya ada sedikit atau tidak ada sama sekali gangguan terhadap hutan yang dilindungi di area sekitar perkebunan.

Penduduk desa kini dapat menanam dan menjual biji kopi sebagai penghasilan tambahan.

Sejauh ini, pencapaian selama dua tahun terakhir terbukti positif dan mencakup hal-hal sebagai berikut:

  • Mata pencaharian tambahan seperti sayuran, beras, hewan ternak, kopi, dan madu.
  • Perbaikan asupan nutrisi dari tanaman panen yang lebih bervariasi.
  • Lebih sedikit uang yang dihabiskan untuk membeli sayur serta penghasilan tambahan dari menjual hasil panen dan ternak.
  • Tingginya tingkat partisipasi dan replikasi oleh sejumlah penduduk desa
  • Pengembangan produk-produk istimewa dari desa
  • Pengembangan jaringan pemasaran untuk produk-produk tertentu
Götz Martin (paling kanan), sedang menyerahkan tanaman kopi kepada salah satu penduduk desa sebagai lambang simbolis kemitraan.

Götz Martin, Head of Sustainability Implementation mengatakan, “Di fase berikutnya, kami akan mengevaluasi hasilnya dengan Universitas Wageningen dan meningkatkan upaya di area yang dirasa perlu. Kami ingin menunjukkan keseriusan kami mengenai perlindungan hutan dan melalui inisiatif semacam ini, kami harap dapat mengubah persepsi umum bahwa industri minyak sawit merupakan penyebabdeforestasi.”

Perusahaan melakukan sejumlah inisiatif pertanian lainnya bekerja sama dengan banyak desa. Ketahui lebih banyak di sini.

Dengarlah pendapat para petani mengenai dampak positif dari kegiatan inisiatif ini. Pak Yatimin membagikan kisahnya.

| | |