menu bar
close-grey

Kemitraan strategis program peremajaan sawit plasma tingkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit di Indonesia

Posted: Feb 21, 2019 4 minute read SMART 411 views

KUD Makmur Lestari dapatkan dana hibah dan fastilitas pinjaman untuk replanting berkat kemitraan strategis bersama dengan BPDP-KS, BRI Agro, dan Perusahaan

 

Riau, 21 Februari 2019 – PT Ramajaya Pramukti, anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food bersama dengan pihak BRI Agro, Koperasi Unit Desa (KUD) Makmur Lestari dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) bekerja sama melalui kemitraan usaha strategis melaksanakan program peremajaan sawit plasma di Desa Kenantan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Program peremajaan sawit plasma ini dilakukan di kebun binaan KUD Makmur Lestari pada lahan seluas lebih dari 300 Ha dengan melibatkan 145 petani sawit.

Saat ini, kelapa sawit yang dikelola oleh KUD Makmur Lestari merupakan plasma pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR) yang berusia lebih dari 28 tahun sehingga diperlukan peremajaan sawit agar lebih produktif. Program ini memungkinkan para petani mendapatkan fasilitas bibit unggul dan bersertifikat serta melakukan praktik budidaya agronomi yang tepat. Melalui langkah tersebut pula, diharapkan hasil Tandan Buah Segar (TBS) meningkat mencapai 25–30 ton TBS/ha/tahun.

Sejak bulan September 2018, petani, kelompok tani dan KUD yang difasilitasi oleh PT Ramajaya Pramukti mengajukan program peremajaan dengan dana hibah BPDP-KS dan fasilitas kredit BRI Agro. Tingginya minat petani plasma dengan adanya dana hibah BPDP-KS ini memberikan dampak yang sangat baik untuk mengurangi beban petani plasma dalam meremajakan kebunnya. Tabungan replanting yang telah dikumpulkan selama masa menghasilkan dapat digunakan sebagai biaya hidup petani sejak tanaman diremajakan hingga nantinya menghasilkan.

Dengan kenaikan plafond/biaya setiap tahunnya, petani/KUD mengharapkan dana hibah sebesar Rp 25 juta per hektar dapat disesuaikan untuk mengurangi beban hutang petani. Peran bank dalam menyediakan dana pendamping peremajaan kebun juga diharapkan menggunakan bunga yang menarik dan kompetitif.

Dalam kemitraan usaha strategis ini, kebun plasma akan dikelola oleh PT Ramajaya Pramukti sesuai dengan standar dan kebijakan yang diterapkan oleh Sinar Mas Agribusiness and Food dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas kebun serta memastikan praktik budidaya perkebunan yang baik dan berkelanjutan. Petani akan dapat bekerja sesuai standar rasio tenaga kerja dan mendapatkan upah.

“Tentu kami sangat senang dan menyambut baik kerja sama yang baik ini terutama dana hibah yang diberikan oleh BPDP-KS kepada KUD kami. Semoga dana hibah ini bisa bergulir dan dirasakan oleh KUDKUD sawit yang lain” ucap Sudirman, Ketua KUD Makmur Lestari Riau.

Perusahan menyadari bahwa pelaksanakan program tersebut memerlukan peranan dan dukungan dari semua pihak, termasuk dari pemerintah. Peranan pemerintah dalam mengembangkan industri kelapa sawit sangat penting, terutama penetapan kebijakan yang dibutuhkan untuk mendukung Program Peremajaan Sawit Plasma seperti program KUR dengan persyaratan yang mudah diakses petani, pola kemitraan yang teritegrasi dan berkelanjutan yang menguntungkan petani melalui kemitraan usaha strategis, serta skema dana hibah BPDP-KS agar lebih mudah dan cepat. Kolaborasi yang elegan antara petani/koperasi, pemerintah, bank dan perusahaan mitra usaha strategis diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit.

“Kerja sama antara BPDP-KS, BRI Agro dan KUD Makmur Lestari untuk peremajaan kebun kelapa sawit seluas 322 Ha merupakan sebuah program kerja sama yang sangat strategis. KUD mendapatkan dana hibah yang dapat meringankan biaya mereka dari BPDP-KS dalam proses peremajaan kelapa sawit dan bunga yang kompetitif dari pihak bank”, jelas HY. Sihotang, Plasma Controller Riau, Sinar Mas Agribusiness and Food.

Untuk tahap pertama, peremajaan akan dilakukan di lahan seluas 322 ha dari 1.000 ha kebun binaan KUD. Total luas plasma binaan Sinar Mas Agribusiness and Food seluas ± 18.158 Ha yang akan direplanting secara berkala dari tahun 2019-2025.

Komoditi kelapa sawit merupakan komoditi yang memilki potensi nilai ekspor yang tinggi. Pada 2017, industri ini mampu memberikan nilai ekspor produk kelapa sawit mencapai US$ 23 miliyar dan US$ 20,54 miliar pada 2018. Besarnya nilai ekspor tersebut berimplikasi positif terhadap peningkatan APBD dan APBN. Selain menambah devisa negara, industri kelapa sawit juga telah memberikan lapangan pekerja kepada sekitar 8,4 juta penduduk Indonesia.

Industri kelapa sawit Indonesia sebagian ditopang oleh petani plasma. Namun demikian, ada beragam tantangan yang ditemui antara lain kondisi tanaman sudah berumur diatas 25 tahun dengan tinggi lebih dari 15 meter yang menyebabkan menurunnya hasil TBS 15-20 ton/ha/tahun. Selain itu, kondisi tersebut juga menyebabkan rendahnya pendapatan petani yang mencapai Rp. 1.000.000 s.d. 1.500.000/bulan/ha. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah program kemitraan yang mampu meningkatkan kesejahteraan terutama petani plasma di Indonesia.

====Selesai====

Tentang Sinar Mas Agribusiness and Food

Sinar Mas Agribusiness and Food yang beroperasi di bawah Golden Agri-Resources (GAR) adalah salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terkemuka dengan total luas areal tanam di Indonesia mencapai lebih dari 500.345 hektar (termasuk kebun milik petani swadaya) per tanggal 31 Maret 2018. Perusahaan memiliki operasi terpadu yang memproduksi bahan pangan yang berbahan baku minyak nabati.

Sinar Mas Agribusiness and Food fokus pada produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan. Di Indonesia, kegiatan utamanya meliputi budidaya dan pemanenan pohon kelapa sawit; pengolahan tandan buah segar menjadi minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit; penyulingan CPO menjadi produk dengan nilai tambah seperti minyak goreng, margarin, shortening dan biodiesel; serta perdagangan produk kelapa sawit ke seluruh dunia. Perusahaan juga beroperasi di Tiongkok dan India dengan memiliki pelabuhan, pabrik penghancur biji sawit, memproduksi berbagai produk minyak nabati olahan, serta produk makanan lainnya seperti mie.

Didirikan pada tahun 1996, GAR tercatat di Bursa Efek Singapura pada tahun 1999 dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 3,4 miliar per tanggal 30 Juni 2017. Perusahaan investasi Flambo International Limited saat ini merupakan pemegang saham terbesar GAR, dengan kepemilikan saham sebesar 50,35 persen. GAR memiliki beberapa anak perusahaan, termasuk PT SMART Tbk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1992.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi
Tim Media Sinar Mas Agribusiness and Food
Beni Wijaya
[email protected] | +62 815 134 133 09

Tetap up-to-date dengan berita terbaru dengan berlangganan buletin bulanan kami di sini

fb twitter linkedin mail