
Bangka Barat, 15 September 2026 – PT Bumi Permai Lestari (PT BPL), anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, bersama pemerintah daerah, aparat kepolisian, perangkat desa, serta masyarakat setempat berkolaborasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Air Bulin, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.
Kebakaran yang terjadi pada Senin, 7 September 2026 tersebut melanda dua titik terpisah di kawasan Hutan Nyatoh dan lahan warga, dengan total area terdampak sekitar tiga hektare. Melalui upaya pemadaman dan pembasahan yang dilakukan secara bersama-sama selama kurang lebih sembilan jam, api akhirnya berhasil dikendalikan.
Menindaklanjuti laporan yang diterima, unsur Polsek Kelapa, Bhabinkamtibmas, Forkopimcam Kelapa, BPBD, Pemerintah Desa Air Bulin, masyarakat, serta tim pemadam kebakaran PT Bumi Permai Lestari bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Sebagai bagian dari upaya bersama tersebut, PT Bumi Permai Lestari mengerahkan tim pemadam kebakaran dan satu unit mobil pemadam berkapasitas 4.000 liter air. Tim gabungan melakukan pemadaman dan pembasahan serta membuat sekat untuk membantu mencegah api merambat ke area lain. Dalam proses penanganan, alat berat juga digunakan untuk membantu pembuatan sekat di lapangan.
Kondisi semak belukar yang kering dan titik kebakaran yang berada di lokasi berbeda menjadi tantangan dalam proses pemadaman. Meski demikian, koordinasi antarpihak memungkinkan upaya penanganan dilakukan hingga seluruh titik api dapat dikendalikan.
AKBP Helen Simanjuntak, Kapolres Bangka Barat, melalui Iptu Yos Sudarso, Kasi Humas Polres, menyampaikan bahwa koordinasi seluruh unsur menjadi bagian penting dalam mempercepat pengendalian kebakaran. “Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait. Kami berupaya memastikan api segera dikendalikan sehingga tidak meluas dan membahayakan masyarakat maupun lingkungan,” ujar Iptu Yos Sudarso.
Setelah proses pemadaman, aparat juga melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran. Tidak terdapat korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.
“Penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama dan koordinasi yang kuat. Kami mengapresiasi pemerintah daerah, aparat, perangkat desa, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan di lapangan. Kami akan terus mendukung upaya bersama dalam pencegahan dan penanganan karhutla sesuai kapasitas perusahaan dan melalui koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait,” ujar Ismail Arsyad, Regional Controller PT Bumi Permai Lestari.
Bambang, Kepala Dusun Bulin, turut mengapresiasi dukungan yang diberikan dalam proses pemadaman, termasuk keberadaan sarana yang membantu tim di lapangan mengendalikan api. “Kami sangat berterima kasih berkat mereka juga apinya bisa dipadamkan. Kalau mengharapkan warga, api kemarin tidak bisa dipadamkan dengan cara manual, sulit dipadamkan. Itupun kemarin dibantu alat ekskavator PC mini untuk memutus mata rantai api, dibuat sekat. Sudah sering, kalau PT Bumi Permai Lestari itu alhamdulillah kalau kami minta bantuan, cepat,” tambahnya.
Bambang juga menyampaikan bahwa PT Bumi Permai Lestari selama ini turut membantu penyediaan air bersih ketika dibutuhkan, termasuk untuk fasilitas ibadah dan kebutuhan masyarakat saat menghadapi kondisi kekeringan. “Kami berharap PT Bumi Permai Lestari bisa selalu hadir ketika diminta keperluan memadamkan api. Kemudian kami juga sering minta air bersih ke PT Bumi Permai Lestari, kemarin kan ada orang meninggal, kami minta air bersih, langsung mereka gerak cepat kirim. Alhamdulillah mobil air mereka cepat datang, kemarin juga kita minta air bersih untuk masjid, kekeringan kan, alhamdulillah mereka selalu bantu,” kata Bambang.
Camat Kelapa, Rismayana, menilai sinergi antarunsur yang telah terbangun perlu terus dijaga, terutama selama musim kemarau ketika risiko kebakaran masih perlu diwaspadai. “Kami harap PT Bumi Permai Lestari tidak bosan-bosannya membantu penanganan karhutla di kita ini. Karena musim kemarau masih berlangsung, tetap bersinergi dengan kami dan seluruh unsur yang ada di Kecamatan Kelapa, dari mulai Polsek, Koramil, Kades dan lainnya,” jelasnya.
Penanganan di Air Bulin menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi risiko karhutla selama musim kemarau. Kecepatan penyampaian informasi, kesiapan personel dan sarana, serta komunikasi antarpihak menjadi faktor penting agar titik api dapat ditangani sejak dini sebelum berkembang lebih luas.
Penguatan koordinasi dan mekanisme respons di tingkat wilayah juga menjadi penting untuk menjaga kesiapsiagaan ke depan. Keterlibatan pemerintah daerah, aparat, masyarakat, dan dunia usaha dalam kapasitas masing-masing diharapkan dapat memperkuat perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan dari risiko kebakaran.
Kegiatan Bisnis
Yayasan
Pencapaian
Tata Kelola Perusahaan
Perubahan Iklim
Keberperanan Komunitas
Kemitraan & Keanggotaan
Hak Asasi Manusia & Hak-Hak Pekerja
Pengadaan yang Bertanggung Jawab
Produksi yang Bertanggung Jawab
Sertifikasi
Laporan Keberlanjutan
Oleokimia
Bioenergi
Inovasi Makanan & Nutrisi
Berita Pers
Kisah
Temui Pakar Kami
Dalam Berita
Publikasi
Informasi bagi Pemegang Saham
Keterbukaan Informasi
Informasi Keuangan
Prospek Pemasok
Dukungan bagi Pemasok Sawit
Tanya Jawab
Pemasok Non-Sawit Saat Ini
Sarjana & Profesional
Beasiswa
Magang