menu bar
close-grey

GAR dan Wilmar mengajak pemangku kepentingan untuk bekerjasama untuk Temukan Solusi dari Tantangan Tenaga Kerja Sektor Kelapa Sawit Indonesia

Posted: Nov 07, 2016 3 minute read SMART

Bangkok/Singapura, 7 November 2016 – Golden Agri-Resources (GAR) dan Wilmar International Limited (Wilmar) menuntut kerja sama yang lebih erat dari semua pemangku kepentingan di sektor minyak kelapa sawit Indonesia untuk membantu meningkatkan dan menemukan solusi dari tantangan tenaga kerja yang ada. Kedua perusahaan mengumumkan kerja sama mereka dengan Business for Social Responsibility (BSR), sebuah organisasi nirlaba global yang bekerja untuk membangun dunia yang adil dan berkelanjutan dengan mengembangkan strategi bisnis dan solusi yang berkelanjutan. Kerja sama ini akan dimulai dengan meninjau praktik tenaga kerja di sektor kelapa sawit Indonesia saat ini, dan dimaksudkan untuk merumuskan pendekatan praktis untuk meningkatkan praktik ketenagakerjaan.

Berfokus pada tiga daerah kelapa sawit besar di Indonesia: Riau, Sumatra Utara, dan Kalimantan Tengah, tinjauan yang dilakukan akan mengidentifikasi praktik, kebijakan, dan peraturan umum di seluruh industri. Terdapat pengakuan atas kebutuhan untuk meningkatkan praktik dan kondisi tenaga kerja di sektor kelapa sawit, termasuk di Indonesia, yang merupakan produsen Minyak Sawit Mentah (CPO) terbesar di dunia. Tinjauan ini bertujuan menilai kesenjangan dalam praktik yang ada dan menemukan proses bisnis praktis dan solusi untuk mengatasi tantangan utama dalam hal tenaga kerja di sektor ini.

Managing Director for Sustainability GAR, Agus Purnomo, mengungkapkan, “Sebagai perusahaan dengan warisan tenaga kerja Indonesia yang membanggakan, GAR berkomitmen atas tenaga kerja perkebunan yang berkelanjutan. Kami memandang tenaga kerja sebagai sektor penting berikutnya yang perlu kami fokuskan dalam melaksanakan kebijakan sosial dan lingkungan (GSEP) dan kami yakin bahwa penelitian ini dapat memberikan wawasan baru mengenai cara mendorong para calon petani,pekerja diperkebunan kelapa sawit, dan pabrik kelapa sawit sebagai bagian yang sangat penting untuk tertarik bekerja di sektor ini di masa depan.

Chief Sustainability Officer Wilmar, Jeremy Goon, mengatakan, “Tenaga kerja sektor kelapa sawit membentuk tulang punggung perusahaan kami, dan juga industri. Kami menyadari adanya masalah, dan kami berkomitmen untuk menangani masalah tersebut. Industri kami membutuhkan semua bantuan dan keahlian yang ada, dan karena itu kami menuntut kerja sama yang konstruktif untuk membantu menemukan dan mengembangkan solusi yang benar-benar akan menguntungkan para pekerja.

GAR dan Wilmar adalah pemilik perkebunan terbesar di dunia, dan memiliki komitmen keberlanjutan yang kuat, termasuk untuk menegakkan ketentuan tenaga kerja dengan standar internasional. Kedua perusahaan ini menyadari bahwa masalah tenaga kerja dalam industri sawit sangat beragam dan kompleks, sehingga dibutuhkan upaya kerja sama untuk mengidentifikasi, mengurangi, dan mengatasi akar penyebab masalah tersebut di lapangan. Hasil studi BSR diharapkan akan berkontribusi terhadap gerakan seluruh industri untuk meningkatkan standar tenaga kerja.

###

 

TENTANG BSR

BSR adalah organisasi nirlaba global yang beroperasi dengan jaringan yang terdiri dari lebih dari 250 perusahaan anggota dan mitra lainnya untuk membangun dunia yang adil dan berkelanjutan. Dari kantornya di Asia, Eropa, dan Amerika Utara, BSR mengembangkan strategi bisnis dan solusi yang berkelanjutan melalui konsultasi, penelitian, dan kerja sama lintas sektor. www.bsr.org/en/

TENTANG GAR

GAR adalah salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit terkemuka dengan total luas perkebunan sekitar 480.000 hektare (termasuk petani) yang terletak di Indonesia. GAR bergerak dalam operasi terpadu yang berfokus pada produksi minyak dan lemak berbasis sawit untuk konsumsi.

GAR berfokus pada produksi sawit berkelanjutan. Di Indonesia, kegiatan utama SMART meliputi budidaya dan pemanenan pohon kelapa sawit; pengolahan tandan buah segar menjadi minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit; penyulingan CPO menjadi produk dengan nilai tambah seperti minyak goreng, margarin dan mentega tiruan. GAR juga beroperasi di Cina dan India termasuk pelabuhan laut dalam, kilang penghancur biji minyak, kemampuan produksi untuk produk minyak nabati olahan yang bisa dikonsumsi serta produk makanan lainnya seperti mi. Untuk Informasi lebih lanjut kunjungi: www.goldenagri.com.sg

TENTANG KEBERLANJUTAN WILMAR

Sebagai kelompok agribisnis terkemuka, Wilmar menyadari bahwa kami memiliki peranan penting dalam mengembangkan produk-produk berkualitas yang dibutuhkan oleh dunia sekaligus memastikan cara produksi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kami mengadopsi pendekatan holistik keberlanjutan yang sepenuhnya terintegrasi dengan model bisnis kami. Dipandu oleh filosofi bahwa usaha kami harus meningkatkan nilai pemangku kepentingan dan meminimalkan jejak lingkungan, praktik bisnis kami selaras dengan standar sosial dan lingkungan yang diterima secara universal. Kebijakan Tanpa Deforestasi, Tanpa Gambut, dan Tanpa Eksploitasi Wilmar mendasari aspirasi kami untuk memberikan dampak positif dan mendorong transformasi di industri kelapa sawit. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.wilmar-international.com/sustainability.

 

KONTAK MEDIA
Golden Agri-Resoruces
Archana Shah
archana.shah@cohnwolfe.com
(+65) 9182 4004

Wilmar International Limited
Iris Chan
Komunikasi Korporasi
iris.chan@wilmar.com.sg

fb twitter linkedin mail