Keberlanjutan

Penelitian dan Pengembangan

SMARTRI memfokuskan upaya dalam mendukung produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan di PT SMART Tbk (SMART) melalui inovasi, pengembangan praktik terbaik, dan peningkatan program pemuliaan tanaman kelapa sawit.

SMARTRI melakukan penelitian dalam bidang:

  • Agronomi, yang meliputi nutrisi mineral pohon kelapa sawit, pengelolaan air, kesuburan tanah, studi ekofisiologi, dan pengembangan praktik budidaya yang berkelanjutan;
  • Pemuliaan tanaman, yaitu perbaikan pohon kelapa sawit berkelanjutan melalui program seleksi konvensional, dan baru-baru ini melalui pemuliaan molekuler. Pengembangan kultur jaringan juga dapat meningkatkan produktifitas kelapa sawit;
  • Perlindungan tanaman, terutama melalui pendekatan Pengelolaan Hama Terpadu (PHT);
  • Keberlanjutan, termasuk pengembangan metodologi dan peralatan untuk menilai dampak lingkungan dari praktik lapangan kami, serta pengembangan dan pengujian praktik pertanian yang lebih berkelanjutan. Kami juga melakukan penelitian layanan ekosistem.

SMARTRI menerima sertifikat ISO 9001:2008 pada tahun 2003 untuk sistem manajemen kualitas dan akreditasi ISO 17025 pada tahun 2005 bagi labolatorium analitisnya. Aktivitas penelitian kami dikelola oleh tujuh departemen.

Peningkatan produktifitas melalui Litbang

Di industri kelapa sawit, kualitas bahan tanam merupakan faktor terpenting untuk memaksimalkan hasil panen. Sejak tahun 2002, SMART telah menggunakan benih unggul Dami Mas yang telah dipatenkan dalam penanaman benih kelapa sawit baru dan penanaman ulang. Benih Dami Mas dikembangkan melalui uji coba pemuliaan yang ketat dan kuat oleh SMARTRI. Produksi benih swadaya ini berarti menjaga keamanan benih dan kemurnian genetik dalam pasokan benih kami. Selain mengusahakan peningkatan potensi produksi benih, SMARTRI juga melakukan penelitian terhadap ketahanan penyakit.

Pada tahun 2017, Perusahaan mengumumkan terobosan dalam budidaya bahan tanam kelapa sawit yang memiliki tingkat produktivitas sangat tinggi, yang dikembangkan di pusat penelitian kami, SMART Research Institute (SMARTRI) dan Pusat Bioteknologi SMART, melalui program bioteknologi tingkat lanjut. Bahan tanam ini – Eka 1 and Eka 2 – telah terdaftar di Katalog Bibit Indonesia dan disetujui pembudidayaannya oleh Direktorat Jenderal Perkebunan, Departemen Pertanian. Kedua varietas ini memberi GAR kemampuan untuk meningkatkan hasil panen hingga tingkat tertinggi dalam industri ini, tanpa memperluas lahan yang dibudidayakan. Bahan tanam baru ini dikembangkan secara alami melalui program seleksi konvensional dan kultur jaringan dari tanaman kelapa sawit terbaik.

Pekerjaan kami dalam peningkatan produktivitas perkebunan membantu pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDG) 2, yang bertujuan menghapus kelaparan, mewujudkan ketahanan pangan, dan memperbaiki gizi serta mempromosikan pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan.

Kami juga melakukan kerja sama internasional untuk peningkatan produktivitas. SMART aktif dalam Proyek Genom Kelapa Sawit (Oil Palm Genome Project), sebuah inisiatif global yang dibentuk oleh konsorsium 16 organisasi penelitian terkemuka dari tujuh negara. Proyek ini menggunakan biologi molekuler untuk mendukung pemuliaan konvensional. Tujuan utamanya adalah untuk memetakan seluruh spektrum genom varietas kelapa sawit, termasuk identifikasi ciri-ciri tertentu seperti ketahanan terhadap penyakit, toleransi kekeringan, minyak kualitas unggul, dan hasil panen yang tinggi. Kami memiliki tim khusus di divisi bioteknologi yang terlibat dalam kegiatan penelitian di Spanyol dan Prancis untuk bidang ini.