Keberlanjutan

Rehabilitasi Gambut

Lahan gambut Indonesia adalah salah satu penyimpan karbon terbesar di dunia dan memainkan peran penting dalam ketentuan emisi gas rumah kaca dan perubahan iklim global. Lahan gambut juga merupakan rumah bagi banyak spesies endemik yang penting bagi keanekaragaman hayati dunia.

Pembusukan gambut akibat drainase untuk pertanian menghasilkan emisi secara terus-menerus, sementara kebakaran lahan gambut memberikan kontribusi terhadap emisi yang jarang terjadi dan pembusukan gambut dengan cepat. Lahan gambut sangat mudah terbakar dalam keadaan kering setelah pembukaan vegetasi.

PT SMART membuat keputusan penting pada tahun 2010 untuk menghentikan pembangunan kebun kelapa sawit di lahan gambut terlepas dari kedalamannya.

Kami juga menyadari perlunya merehabilitasi lahan gambut untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mengurangi risiko kebakaran.

Pada bulan November 2015, kami meluncurkan Proyek Gambut di PT Agro Lestari Mandiri (PT AMNL) di Kalimantan Barat. Tujuan utamanya adalah untuk mencegah terulangnya kebakaran gambut sebagai penyebab kabut asap di masa depan.

Peta Kawasan Proyek Rehabilitasi Ekosistem Gambut di PT AMNL (2.626,17 hektar)
Peta Kawasan Proyek Rehabilitasi Gambut di PT AMNL (2.626,17 hektar)

Proyek Rehabililtasi Gambut PT AMNL

Di PT AMNL, SMART mengelola kawasan konservasi seluas lebih dari 2.600 hektar. Di pertengahan tahun 2015, SMART melakukan survei lapangan yang menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis vegetasi di kawasan tersebut: hutan rawa gambut, hutan dataran rendah kering, dan rawa air tawar. Lebih dari 300 spesies tanaman dan 170 spesies satwa liar (burung, mamalia, reptil, dan ikan) ditemukan di kawasan survei.

Sangat disesalkan bahwa, penelitian ulang pada kawasan tersebut melalui pencitraan satelit setelah musim kemarau di akhir tahun 2015 menunjukkan bahwa hampir semua tutupan hutan yang tersisa telah rusak karena kebakaran. Perusahaan mengambil langkah-langkah untuk merehabilitasi kawasan tersebut untuk membantu mencegah terulangnya kebakaran dan menghindari emisi di masa depan.

SMART bersama dengan induk perusahaan kami, Golden Agri-Resources (GAR) bekerja sama dengan para ahli merehabilitasi lahan gambut ke kondisi aslinya. Tindakan yang diambil mencakup pemulihan hidrologi lahan gambut dan permukaan air untuk mengurangi risiko kebakaran. Konsultasi sedang dilakukan bersama masyarakat secara intensif dilakukan untuk melibatkan mereka dalam upaya perlindungan kawasan tersebut.

Baca lebih lanjut tentang proyek kami di sini.