menu bar
close-grey

Apa itu MOSH dan MOAH?

Posted: Mar 17, 2022 4 minute read SMART 1050 views

Pernahkah Anda berkeliling di supermarket dan menemukan banyak produk makanan dalam kemasan atau wadah yang terbuat dari plastik, kertas, karet, atau logam? Meski tampak tidak berbahaya, tahukah Anda bahan kimia dapat masuk ke makanan melalui kemasan jika makanan tidak disiapkan dengan hati-hati? Mineral Oil Hydrocarbon (MOH) adalah salah satu bahan kimia tersebut.

Konsumen di supermarket
Konsumen sedang melihat-lihat barang di supermarket.

Di lingkungan kita, MOH dapat ditemukan hampir di mana saja. Kontaminan ini dapat memasuki makanan di titik mana pun di sepanjang rantai proses pengolahan makanan. MOH mempunyai beragam ukuran serta struktur dan dikategorikan menjadi dua jenis utama, yaitu MOSH dan MOAH.

MOSH atau Mineral Oil Saturated Hydrocarbons adalah salah satu pemicu gangguan kesehatan. Penumpukan MOSH dapat terjadi pada hati dan jaringan limfoid yang kemudian mengakibatkan peradangan.

Sementara itu, MOAH merupakan singkatan dari Mineral Oil Aromatic Hydrocarbons. MOAH dapat bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker), tetapi saat ini belum ada data memadai untuk menentukan ambang batas MOAH pada makanan. Walaupun demikian, masuknya MOAH ke dalam makanan harus diminimalkan mengingat sifatnya sebagai karsinogen.

Bagaimana MOSH dan MOAH dapat masuk ke makanan kita?
Kontaminasi MOSH dan MOAH pada makanan dapat terjadi di setiap tahap dalam rantai proses pengolahan, mulai dari bahan mentah, penyimpanan, pengangkutan, proses produksi hingga pengemasan barang.

Sumber utama MOSH dan MOAH adalah bahan perekat, tinta printer, dan bahan kemasan 1. Beberapa kemasan daur ulang juga mengandung kedua zat ini. Sumber lain yaitu oli hidraulik yang digunakan dalam mesin yang memproduksi dan mengemas makanan. Bahkan gas di lingkungan sekitar, seperti asap knalpot kendaraan dan emisi pabrik, dapat menyebabkan kontaminasi MOSH dan MOAH selama proses produksi makanan 2.

mosh-moah-illustration
Source: BLL Spitzenverband der Lebensmittelwirtschaft (German Federation of Food Law and Food Science) / Sumber: BLL Spitzenverband der Lebensmittelwirtschaft (Federasi Jerman Hukum Pangan dan Ilmu Pangan)

Dengan sifat MOSH dan MOAH yang dapat mencemari makanan kapan pun, perusahaan dan pemilik merek makanan harus mengatur mengenai kandungan kedua zat tersebut dalam proses pengolahan makanan mereka, guna melindungi dan mencegah konsumen dari mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi.

Bagaimana pengaturan MOSH dan MOAH?
Pada 2017, Belgian Food Safety Authority (FAVV) menerbitkan batas MOSH (C16-C35) yang dapat diterima dalam pengujian makanan sebagai berikut:

 

Produk Kadar MOSH
Susu dan produk susu 5 mg MOSH/kg
Sereal 15 mg MOSH/kg makanan
Produk nabati, makanan ringan, dan hidangan penutup 20 mg MOSH/kg food
Produk hewani, gula, dan gula hias 30 mg MOSH/kg
Ikan dan produk ikan 60 mg MOSH/kg makanan
Bumbu dan rempah-rempah 70 mg MOSH/kg makanan
Minyak hewani dan minyak nabati 100 mg MOSH/kg makanan
Sayuran, kacang pohon, minyak biji, dan produk telur 150 mg MOSH/kg makanan

 

Untuk kemasan kertas, baik EFSA maupun German Federal Institute of Risk Assessment (BfR) merekomendasikan bahwa batas migrasi hidrokarbon untuk C10-C16 adalah 12 mg/kg, dan untuk C17-C20 sebesar 4 mg/kg.

Kemasan makanan dari kertas daur ulang juga mengandung kadar MOH yang tinggi. Draf ordonansi ke-22 yang diterbitkan Federal Ministry of Nutrition and Agriculture (BMEL) menyatakan MOAH (dari MOH) tidak boleh terkandung dalam BKP daur ulang. Ketentuan ini dapat memperoleh pengecualian apabila produsen kemasan dapat menjaga kadar MOAH sesuai standar yang berlaku.

Saat ini, belum ada regulasi atau standar internasional yang menetapkan batas maksimum untuk kadar MOSH dan MOAH dalam makanan, namun pihak otoritas Eropa telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi. Informasi ini memungkinkan Sinar Mas Agribusiness and Food untuk mengetahui dan memastikan bahwa proses produksi dan pengemasannya telah mengikuti praktik terbaik dan rekomendasi untuk mitigasi MOSH dan MOAH. Kami menerapkan kepatuhan yang tinggi terhadap protokol ini pada proses yang kami jalankan secara menyeluruh, baik dari tahapan benih hingga produk dapat terpajang di etalase toko.

Bagaimana Perusahaan menjamin keamanan dan kualitas produknya?
Sebagai produsen minyak sawit terkemuka, Sinar Mas Agribusiness and Food berkomitmen untuk memastikan produk kami aman dikonsumsi. Tidak terdapat kandungan MOSH dan MOAH dalam yang digunakan sebagai bahan baku dalam produksi minyak kelapa sawit. Sebagai bagian dari upaya kami untuk memberikan produk bermutu tinggi, kami senantiasa meningkatkan praktik-praktik yang dilakukan melalui investasi pada penelitian dan pengembangan (litbang), penjaminan mutu, serta fasilitas dan peralatan kendali mutu.

Pusat litbang kami, Marunda R&D Centre merupakan laboratorium pertama yang didedikasikan untuk lemak dan minyak nabati di Indonesia. Pusat litbang ini telah mengantongi akreditasi ISO 17025, yang berarti kegiatan operasionalnya memiliki kompetensi, netralitas, dan konsistensi yang teruji. Keunggulan ini bermanfaat bagi pelanggan yang melayani pasar internasional karena mereka dapat memiliki keyakinan terhadap keandalan dan keamanan produk sesuai standar global namun tetap memenuhi konsep produk baru atau kebutuhan khusus lainnya.

Pabrik rafinasi minyak kelapa sawit kami telah menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Pangan (ISO 22000/FSSC 22000), yang turut mengatur mengenai risiko MOSH/MOAH dalam sistem ini.

Pada 2019, Perusahaan bekerja sama dengan laboratorium pihak ketiga di Jerman untuk melakukan studi internal mengenai potensi masalah MOSH dan MOAH dengan menguji sampel dari pabrik rafinasi dan meneliti opsi langkah mitigasi yang memungkinkan. Studi ini mencakup seluruh rantai pasok kami, yang meliputi pabrik rafinasi, pabrik kelapa sawit (PKS), dan PKS pihak ketiga untuk mengidentifikasi tahap kritikal di mana kontaminan berpotensi masuk dalam rantai proses pengolahan.

Kami telah mengambil berbagai langkah untuk mengantisipasi kemungkinan terdapatnya sumber MOAH atau MOSH. Upaya pemantauan terus dilakukan untuk memastikan bahwa hasil pengujian memenuhi standar keamanan bagi pelanggan (merek/perusahaan makanan) serta regulator. Komitmen kami terhadap kualitas produk tidak hanya kian meningkatkan keselamatan konsumen akhir, tetapi juga mengurangi dampak lingkungan pada jejak karbon kami.

Sebagai bisnis yang terintegrasi, kami dapat melakukan penyesuaian produk minyak kelapa sawit yang aman dan berkualitas tinggi sesuai kebutuhan. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Jika Anda ingin mempelajari rantai pasok kami lebih jauh, kunjungi tautan ini.

1) https://www.sgsgroup.de/-/media/local/germany/documents/flyers-and-leaflets/agri/sgs_faq_mosh_moah_en_0218.pdf

2) https://www.produktqualitaet.com/en/food/contaminants/mineral-oil-hydrocarbons-mosh-moah.html

Tetap up-to-date dengan berita terbaru dengan berlangganan buletin bulanan kami di sini

fb twitter linkedin mail