sustainability-banner-1024x178-1
Keberlanjutan

Penanganan Kebakaran

fm_photo7

Banyak karyawan kami dan masyarakat di sekitar perkebunan kami terganggu dengan adanya kabut asap. Inilah sebabnya mengapa kami menyalurkan sumber daya demi pencegahan, penanganan dan pemadaman kebakaran.

Kebijakan Tanpa Bakar

Kami tidak mentolerir penggunaan api dalam persiapan atau pengembangan lahan. Kami telah menerapkan kebijakan tanpa bakar sejak 1997 dan kebijakan tidak menanam pada lahan gambut sejak 2010. Kebijakan ini juga berlaku bagi semua anak perusahaan kami. Sejak November 2014, kami juga secara sukarela menghentikan semua penanaman baru di lahan inti kami.

Sebagai bagian dari Prosedur Operasional Standar (SOP) atas manajemen kebakaran yang ada, kami telah menempatkan berbagai langkah untuk mencegah kebakaran di perkebunan kami.

Lebih dari 3.000 personil Tim Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat (TKTD) dilatih dan ditempatkan di seluruh perkebunan kami, siap dikerahkan ketika terjadi darurat kebakaran.

fm_photo8

Berbagai Pendekatan Penanganan Kebakaran

Pencegahan & Pendidikan

Kami memaksimalkan upaya pada pencegahan melalui pendidikan. Secara konsisten, kami telah melibatkan para petani dan masyarakat di daerah di mana kami beroperasi untuk mendukung tidak adanya pembakaran. Pendekatan pencegahan ini juga termasuk memastikan semua kebakaran ilegal dilaporkan kepada pihak berwenang untuk memungkinkan mereka mengambil tindakan yang tepat.

Respon yang Terkoordinasi

Kami telah menyiapkan Pos Komando Api di kantor pusat di Jakarta untuk mengkoordinasikan penanganan dan pemadaman kebakaran dengan tim di lapangan. Tim bekerja sama untuk memverifikasi informasi tentang insiden kebakaran. Hal ini memungkinkan proses penanganan dan pemadaman kebakaran yang cepat.

fm_photo9

Di lapangan, kami telah menempatkan berbagai langkah untuk menanggulangi risiko kebakaran termasuk dengan:

  • Menjaga daerah gambut tetap lembab dengan membasahi area tersebut dengan air dari sungai dan kolam, yang dibuat untuk tujuan tersebut
  • Memanfaatkan menara pemantau api
  • Mempersiapkan Tim Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat yang terdiri dari sekitar 30 sampai 40 personil per tim untuk menangani pemadaman api
  • Mempersiapkan penampungan air di sekitar kawasan konservasi untuk menjamin pasokan air yang cukup selama kebakaran
  • Menempatkan mobil pemadam kebakaran di kebun
  • Memindahkan tangki penampung air berkapasitas 6 ton ke area yang terbakar
  • Memastikan adanya pompa yang mudah dipindahkan dengan jumlah yang memadai yang akan digunakan dalam pemadaman kebakaran
  • Menggunakan pompa berkapasitas tinggi untuk memompa air dari sungai terdekat untuk memadamkan api
  • Meningkatkan frekuensi patroli kebakaran dan melibatkan masyarakat dalam pemantauan kebakaran
  • Melaksanakan pemadaman kebakaran yang terkoordinasi dengan pemerintah setempat. Untuk setiap kejadian juga dibuatkan laporan ke Kepolisian setempat.

Bekerja Sama Dengan Rantai Pasokan Kami

fm_photo5     fm_photo4

Secara proaktif, kami melibatkan para pemasok di daerah berisiko tinggi untuk membantu mereka membangun kemampuan dalam penanganan, pencegahan dan pemadaman kebakaran.

Mengembangkan Solusi Jangka Panjang

Untuk mencegah kebakaran dalam jangka panjang, GAR dan SMART meningkatkan upaya untuk mendorong dan membantu masyarakat untuk berhenti menggunakan api dalam persiapan lahan.

Kami berencana untuk meluncurkan program yang menawarkan alternatif yang berkelanjutan bagi masyarakat saat persiapan lahan. Program tersebut mencakup pembangunan kesadaran masyarakat dan melibatkan masyarakat dalam penanganan dan pencegahan kebakaran. Kami juga berencana untuk menyelaraskan tujuan CSR kami untuk lebih fokus pada pengentasan kemiskinan untuk membantu mengatasi masalah perekonomian sebagai penyebab kebakaran.

Pada bulan November 2015, kami juga mengumumkan Proyek Rehabilitasi Ekosistem Gambut di PT AMNL di Kalimantan Barat. Proyek ini akan merehabilitasi kawasan konservasi gambut seluas 2.600 hektar dan melibatkan masyarakat dalam upaya konservasi bersama. Hal ini sejalan dengan fokus Pemerintah Indonesia untuk melindungi dan memulihkan lahan gambut.

Bersama dengan GAR, kami juga meluncurkan program percontohan Desa Siaga Api di desa-desa di Kalimantan Barat dan Jambi untuk membantu melatih dan membekali masyarakat setempat untuk mencegah dan cepat menekan kebakaran serta menganjurkan metode pembukaan lahan berkelanjutan. Kami menawarkan dukungan CSR ke desa-desa yang masih bebas-api pada akhir musim kemarau. Selain itu, kami membantu pemasok kami memenuhi Kebijakan Tanpa Bakar kami.